Breaking News
Memuat breaking news...

Lubang Maut di Jalinsum Pulau Rakyat Makan Korban, Warga Pasang Ban Bekas Sebagai Penanda

Redaksi
Redaksi
Selasa, 25 Agustus 2026 - 8.17 PM WIB
22
Lubang Maut di Jalinsum Pulau Rakyat Makan Korban, Warga Pasang Ban Bekas Sebagai Penanda
Keterangan Foto: Warga menimbun lubang besar di Jalinsum depan SPBU AKR, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, yang kerap menimbulkan kecelakaan.
Reading Comfort
adjust the font size

ASAHAN (beritasore.co.id): Kerusakan jalan berupa lubang besar di bibir Jalan Lintas Sumatera Medan - Rantau Prapat, tepatnya di depan SPBU AKR, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, hampir setiap hari menyebabkan kecelakaan lalu lintas.[Jalinsum]

Untuk mengantisipasi kecelakaan, warga setempat berinisiatif memasang tanda peringatan sederhana berupa ban mobil bekas di lokasi lubang, agar pengendara terutama pengendara sepeda motor dapat melihat dan menghindarinya.

"Hampir setiap hari ada saja sepeda motor atau mobil yang terperosok ke lubang jalan ini, Bang. Selain luka-luka, kendaraannya rusak. Bahkan, sudah beberapa kali truk bertonase besar mengalami kerusakan berat setelah menghantam lubang, sehingga mengakibatkan kemacetan panjang," ujar Kasdiman, warga sekitar, Selasa [26/8/2026].[70]

Menurut Kasdiman, lubang tersebut sudah sering ditimbun warga dengan tanah, bahkan pernah diperbaiki oleh dinas terkait. Namun, perbaikan tidak bertahan lama karena material timbunan diduga amblas terbawa air hujan.

"Kemungkinan besar di bawah jalan lintas ini terdapat mata air. Dulunya lokasi ini adalah rawa yang ditimbun tanah, jadi material yang ditimbun amblas ke bawah bersama air hujan," imbuhnya.

Lubang jalan yang diperkirakan berdiameter 50 sentimeter dengan kedalaman 40 sentimeter tersebut dikabarkan telah banyak menelan korban jiwa.

Informasi yang dihimpun, pada Oktober 2025, terjadi kecelakaan yang melibatkan truk fuso dan dua pengendara sepeda motor akibat rem blong di jalan berlubang tersebut. Dua pengendara, yakni seorang ibu pengendara Honda Vario dan seorang mahasiswa pengendara Kawasaki KLX, dilaporkan meninggal dunia di tempat.

Selain itu, seorang siswa SMP tewas setelah sepeda motornya terjatuh saat menghindari lubang dan menabrak mobil dari arah berlawanan. Seorang pedagang tahu asal Kecamatan Teluk Dalam juga menjadi korban tabrak lari bus umum dari arah Rantau Prapat saat berusaha menghindari lubang, ketika hendak berjualan ke Pasar Pagi Aek Songsongan.

"Kalau korban luka berat, luka ringan, dan kendaraan rusak berat maupun ringan akibat lubang ini sudah sangat banyak, terutama pada malam hari karena gelap, lubang tidak kelihatan," kata Kasdiman.

Ia menambahkan, pada Senin [25/8] malam, seorang pengendara sepeda motor kembali menabrak lubang tersebut dan terjatuh dengan kondisi luka cukup parah. Pada pagi harinya, warga berinisiatif menimbun lubang itu dengan tanah timbun.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen demi keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

"Kami meminta kepada pihak berwenang, baik Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat, maupun kementerian terkait untuk segera mengambil langkah konkret memperbaiki jalan tersebut sebelum kembali menelan korban jiwa," pungkasnya.(min).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait