Lapas Meulaboh Tegaskan Komitmen Zero Narkoba dan HP IlegalLapas Meulaboh Tegaskan Komitmen Zero Narkoba dan HP Ilegal

MEULABOH, ACEH BARAT (beritasore.co.id): Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Meulaboh menegaskan komitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan bersih dari narkoba dan alat komunikasi ilegal melalui razia gabungan di blok hunian, Kamis (17/9) malam.
Razia menyeluruh tersebut dilaksanakan bersama unsur aparat penegak hukum, yakni Kodim 0105/Aceh Barat dan Brimob Batalyon C Pelopor.
Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi, mengatakan penggeledahan diawali dengan apel persiapan gabungan yang dipimpinnya langsung. Ia menekankan pentingnya soliditas dan kesiapsiagaan personel agar penggeledahan berjalan humanis namun tegas dan terukur.
"Razia gabungan ini difokuskan sebagai langkah deteksi dini yang krusial untuk menyisir setiap sudut kamar hunian yang diidentifikasi atau diduga kuat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban," kata Tendi kepada Waspada.id, Jumat (18/9).
Dari hasil penyisiran ketat yang melibatkan petugas lapas bersama personel TNI dan Polri, tim gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib.
"Petugas berhasil mengamankan barang-barang tersebut berupa sendok besi, pisau rakitan, gunting, dan juga stop kontak. Nantinya seluruh barang terlarang dan benda-benda sitaan didata secara cermat, transparan, dan akuntabel," ujar Tendi.
Sebagai bentuk komitmen transparansi dan penegakan aturan tanpa kompromi, seluruh barang sitaan hasil razia langsung dimusnahkan di tempat untuk memastikan tidak ada celah bagi barang terlarang kembali masuk atau disalahgunakan di dalam lingkungan lapas.
Menurut Tendi, razia gabungan ini bukan sekadar agenda pengawasan rutin, melainkan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 14 September 2026 yang menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan razia bersama aparat penegak hukum secara berkala.
"Sinergitas antar instansi ini akan terus dijaga dan ditingkatkan sebagai benteng pertahanan utama dalam pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban," tegasnya.
Dengan terciptanya situasi lapas yang aman, tertib, dan bersih dari barang terlarang seperti handphone dan narkoba, proses pembinaan kepribadian maupun kemandirian bagi warga binaan diharapkan berjalan lebih optimal dan kondusif.(wmi).









Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda