Breaking News
Memuat breaking news...

Konjen Jepang Furugori Toru: Senyum Masyarakat Sumut Memikat Hati

Redaksi
Redaksi
Rabu, 24 Juni 2026 - 10.31 PM WIB
26
Konjen Jepang Furugori Toru: Senyum Masyarakat Sumut Memikat Hati
Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru (tiga kanan) foto bersama wartawan di kediamannya Jalan Imam Bonjol Medan Rabu (24/6/2026). beritasore.co.id/ist
Reading Comfort
adjust the font size
MEDAN (beritasore.co.id): Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Medan Furugori Toru menyatakan ketertarikan dirinya terhadap Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

"Senyum masyarakat Sumatera Utara khususnya Medan sangat memikat hati," kata Konjen Furugori Toru mengawali percakapannya dengan wartawan di kediamannya Jalan Imam Bonjol Medan Rabu (24/6/2026) siang. Saat itu Konjen Toru didampingi Konsul Suzuki Yushi dan Konsul Muda Furunobu Koichi.

Konjen Toru mengundang sejumlah media lokal dan nasional dalam acara 'Press Briefing" sekaligus makan bersama di kediamannya. Di sana tersaji semua makanan Jepang yang tentu enak di lidah.

Pada acara itu, Konjen Toru bercerita dia ditugaskan menjadi Konsul Jenderal di Medan lebih setahun lalu. "Penugasan pertama kali ke Indonesia ya di Medan," katanya.

Menurutnya, ada tiga momen yang membuatnya betah di sini. Pertama masyarakatnya suka senyum yang membuat dia makin dekat dengan daerah ini. Kedua, makanannya sekaligus ungkapan kata 'mari makan' dan ketiga 'Kokoro no Tomo'- teman yang dihati atau teman sejati.

"Saya selalu olahraga pagi, jalan ke Taman Ahmad Yani Medan. Selalu orang menyapa selamat pagi, sambil tersenyum," ungkapnya.

Padahal mereka tak kenal dirinya, begitu juga Konjen Toru juga tak kenal mereka. Tapi yang menyapa hampir semua kalangan dari tukang sapu,.pedagang kaki lima dan masyarakat yang olahraga pagi.

"Mereka selalu menyapa, padahal saya tak kenal mereka," katanya

Kalau di luar, murah senyum dianggap beda. "Namun di Indonesia senyuman masyarakatnya begitu ikhlas," ujar Konjen.

Kedua soal makanan. "Saat saya datang setahun lalu, saya tak suka makanan pedas. Saya cuti ke Jepang tapi kok makanannya gak pedas dan saya kecarian makanan pedas," kata Konjen

Ketiga 'Kokoro no Tomo' yang diartikan sebagai teman yang dihati atau teman sejati. "Saya kaget semua di sini bisa nyanyi lagu Kokoro no Tomo," ungkapnya.

"Kokoro no Tomo" juga judul lagu yang dipopulerkan oleh Mayumi Itsuwa bercerita tentang persahabatan yang sangat mendalam dan cinta sejati . Lagu ini memang sangat populer di Indonesia pada era tahun 1980-an hingga sekarang.

Dia menuturkan Konsulat Jenderal Jepang di Medan wilayah kerjanya mencakup enam provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau (Kepri), Riau dan Jambi.

Kerja sama Jepang dan Sumatera dalam berbagai sektor sudah terjalin sejak lama. Jepang mendorong kekosongan listrik di Sumatera Utara. Melalui perusahaan Nippon Koei, Ltd Jepang mendanai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 kapasitas 174 MW.

PLTA Asahan 3 berlokasi di perbatasan Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba (sebelumnya Toba Samosir), Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di sekitar Kecamatan Aek Songsongan. "Sudah diresmikan awal tahun lalu," katanya.

Jepang juga ikut dalam konsorsium mendanai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla 330 MW di Tapanuli Utara.

Selain itu, Jepang juga terlibat dalam pembangunan PLTA Peusangan 1 dan 2 kapasitas 88 MW di Kabupaten Aceh Tengah.
Proyek PLTA ini menjadi PLTA pertama di Aceh.

Perusahaan Jepang ada yang mau investasi di kawasan Ekonomi khusus (KEK) Sei Mangke. "Kami yakin investasi perusahaan Jepang itu akan memancing perusahaan Jepang lainnya untuk investasi ke sini," ujarnya.

Kerja sama lainnya di bidang kebudayaan dan olahraga seperti judo dengan dilaksanakannya pertandingan judo di daerah ini.
Konjen Toru juga mengapresiasi adanya kurikulum bahasa Jepang di SD, SMP dan SMA, termasuk pertukaran pelajar dua negara.

Terkait bantuan hibah Grassroots yang merupakan skema dari pemerintah Jepang, Konjen Toru menyebut Grassroot terus berjalan hingga sekarang. Sampai saat ini kurang lebih 80 proyek yang mendapat dana hibah tersebut untuk alokasi berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, pemberian mobil truk dan lingkungan di enam provinsi wilayah kerja Konsulat Jenderal Jepang di Medan. Satu proyek mendapat dana hibah berkisar Rp1 miliar.

"Kami akan terus jalin kerja sama dengan Sumatera," tutupnya. (wie)








Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait