Kasus Influenza Tipe A Melonjak di Medan, Nanda Ramli Desak Langkah Preventif StrategisKasus Influenza Tipe A Melonjak di Medan, Nanda Ramli Desak Langkah Preventif Strategis

MEDAN (beritasore.co.id): Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, H. Iswanda Ramli, S.E., yang akrab disapa Nanda Ramli, menyoroti lonjakan kasus Influenza Tipe A di Kota Medan. Ia menyebut, kondisi tersebut telah menyebabkan banyak rumah sakit di Medan kekurangan ruang rawat inap.
"Kasus Influenza Tipe A ini sedang meningkat tajam di Kota Medan, terutama menyerang anak-anak dan lansia. Banyak masyarakat melapor kepada saya karena anaknya butuh rawat inap akibat Influenza Tipe A, tetapi hampir semua rumah sakit penuh. Saya rasa ini harus menjadi perhatian serius bagi Pemko Medan," ujar Nanda Ramli kepada Sumut Pos, Minggu (4/10/2026).
Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut. Dinkes diminta segera melakukan langkah preventif yang strategis untuk menekan angka penularan.
"Intinya harus ada langkah preventif yang strategis. Kalau dibiarkan, pasien di rumah sakit pasti akan terus melonjak. Walaupun penularan Influenza Tipe A ini sangat cepat, ini bukan penyakit yang tidak bisa dicegah. Makanya, butuh langkah pencegahan yang benar-benar terukur," tegasnya.
Nanda mengapresiasi langkah awal Dinkes Medan yang telah menerbitkan surat pemberitahuan kesiapsiagaan Influenza A kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit se-Kota Medan.
Selain itu, Dinkes juga berencana melakukan penyuluhan kepada masyarakat serta skrining bagi pasien di Puskesmas dengan gejala demam di atas 38 derajat Celsius disertai batuk.
Namun, menurutnya, implementasi di lapangan belum terlihat.
"Tapi sampai hari ini, kita belum melihat adanya penyuluhan dari Puskesmas ke rumah-rumah warga. Surat kesiapsiagaan itu langkah awal yang baik, tetapi belum disikapi secara maksimal oleh jajaran Puskesmas. Saya tegaskan, Puskesmas adalah ujung tombak Pemko Medan dalam pelayanan kesehatan, termasuk dalam menekan penularan Influenza Tipe A," ujarnya.
Nanda juga meminta perangkat kewilayahan mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan (kepling) untuk ikut turun tangan.
"Kelurahan dan kepling harus bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka yang tahu siapa warganya yang bergejala, mereka yang harus sigap. Mereka juga wajib mendampingi petugas Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan," katanya.
Di akhir, Nanda mengingatkan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita komorbid, agar meningkatkan kewaspadaan.
"Jaga anak-anak dan orang tua kita, jangan sampai tertular Influenza Tipe A. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, minimal dari lingkungan keluarga," tutupnya. (MZ)










Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda