Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Antar Pelajar SMP di Asahan, Pendampingan Anak Mendesak DilakukanKasus Dugaan Kekerasan Seksual Antar Pelajar SMP di Asahan, Pendampingan Anak Mendesak Dilakukan

ASAHAN (Beritasore.co.id): Dugaan kekerasan seksual yang melibatkan dua pelajar di bawah umur di salah satu SMP di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, tengah ditangani pihak sekolah.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan sekolah pada Agustus 2026, sebelum jam pelajaran dimulai. Informasi tersebut kemudian diketahui oleh pihak sekolah setelah beredar di kalangan pelajar.
Kepala sekolah yang bersangkutan saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/11/2026) membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan pihak sekolah telah memanggil orang tua kedua pelajar untuk melakukan mediasi.
Terkait isu yang beredar bahwa salah satu pelajar mengalami kehamilan, kepala sekolah menyatakan informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami belum bisa memastikan isu tersebut. Yang jelas, kami sudah memanggil kedua orang tua untuk dibicarakan secara baik-baik," ujarnya.
Ia juga mengatakan, kedua pelajar tersebut direncanakan akan pindah sekolah atas permintaan orang tua masing-masing, guna menghindari tekanan psikologis di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah mengimbau orang tua agar tidak mengantar anak terlalu pagi sebelum guru piket hadir, dan meningkatkan pengawasan terhadap anak di luar jam sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) terkait penanganan dan pendampingan terhadap kedua anak tersebut.
Sesuai ketentuan perlindungan anak, identitas kedua pelajar, nama sekolah, dan detail peristiwa tidak disebutkan dalam pemberitaan ini untuk kepentingan terbaik bagi anak.(min)






Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda