Breaking News
Memuat breaking news...

Jalan Penghubung Langkat-Karo Longsor, Pemprov Sumut Bangun Akses Sementara

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 9.42 PM WIB
2
Jalan Penghubung Langkat-Karo Longsor, Pemprov Sumut Bangun Akses Sementara
Keterangan Foto: Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution didampingi Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti dan OPD terkait meninjau ruas jalan alternatif Berastagi-Langkat, Jumat (11/9/2026). FOTO/ Istimewa
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (beritasore.co.id): Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan perbaikan permanen jalan longsor di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat akan dimulai pada Oktober 2026.

Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau langsung lokasi longsor yang menjadi jalur alternatif penghubung Kabupaten Langkat - Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026).

"Perbaikan akan kita mulai Oktober. Karena ini kondisinya mendesak, Pemprov Sumut akan segera merealisasikan," ujar Bobby di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, Bobby didampingi Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, sejumlah OPD Pemprov Sumut, dan disambut warga sekitar.

Dari hasil peninjauan, longsor menyebabkan badan jalan ambles dan hanya bisa dilalui satu kendaraan secara bergantian. Kondisi tersebut dinilai rawan kecelakaan dan menghambat distribusi barang serta mobilitas warga dari Karo ke Langkat maupun sebaliknya.

Selain infrastruktur jalan, longsor juga mengakibatkan terputusnya pipa distribusi air bersih ke permukiman warga.

Merespons keluhan warga, Bobby menginstruksikan bantuan air bersih sementara.

"Nanti kita kirim air ya untuk masyarakat," katanya.

Sementara menunggu perbaikan permanen, Pemprov Sumut bersama Pemkab Langkat akan membangun akses sementara agar jalan tetap fungsional.

Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyatakan pihaknya akan fokus terlebih dahulu pada pemulihan pasokan air bersih.

"Kami akan memperbaiki dulu pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih," ujar Tiorita. Ia juga mengapresiasi respons cepat Gubernur Sumut.

Warga Desa Telagah, Ade Sembiring, mengatakan warga telah tiga pekan kesulitan air bersih akibat putusnya pipa tersebut.

"Harapan kami kepada Bapak Gubernur agar jalan kami ini segera diperbaiki agar seluruh aktivitas masyarakat lancar. Begitu juga dengan ketersediaan air bersih yang terputus," ujarnya.(lin).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait