Breaking News
Memuat breaking news...

Implementasikan Ilmu di Lapangan, STIT Hasyim Asy'ari Lepas 32 Mahasiswa PPL

Redaksi
Redaksi
Selasa, 1 September 2026 - 11.17 AM WIB
1
Implementasikan Ilmu di Lapangan, STIT Hasyim Asy'ari Lepas 32 Mahasiswa PPL
Reading Comfort
adjust the font size

PADANGSIDIMPUAN (beritasore.co.id): Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hasyim Asy'ari Padangsidimpuan menerjunkan 32 mahasiswa untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Pelepasan mahasiswa dilakukan langsung oleh Ketua STIT Hasyim Asy'ari Padangsidimpuan, Muhammad Donal Pasaribu, M.Pd., di kampus STIT Hasyim Asy'ari, Senin (31/8).

Puluhan mahasiswa tersebut akan disebar di empat daerah, yakni Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ketua STIT Hasyim Asy'ari, Muhammad Donal Pasaribu mengatakan, PPL merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Mahasiswa yang diterjunkan ini berasal dari dua program studi, yaitu Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)," ujar Donal.

Sebelum diterjunkan, seluruh peserta telah mengikuti pembekalan intensif selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Agustus 2026. Pembekalan bertujuan agar mahasiswa mampu menjalankan program PPL sesuai standar yang ditetapkan kampus.

Dalam pembekalan itu, peserta dibekali pemahaman untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mendorong inovasi konsep pembelajaran, serta menjaga nama baik almamater.

Hadir sebagai pemateri dalam pembekalan tersebut, Kaprodi PIAUD Mesra Khairani, S.Pd., M.Psi dan Kaprodi PGMI Nurzakiah Simangunsong, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua I Bidang Akademik Kimlansyah Ramadhan Siregar, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Mirna Wanti Ritonga, dan Ketua LPM Yeni Elviza Febrianti, M.Pd.

Donal menegaskan ada tiga indikator penting fungsi PPL bagi mahasiswa, yakni sebagai jembatan transisi dari dunia kampus ke dunia kerja, sebagai alat evaluasi diri, dan sebagai sarana memperkuat jejaring.

Untuk itu ia meminta seluruh peserta PPL melaksanakan tugas dengan serius dan penuh tanggung jawab.

"Mahasiswa peserta PPL harus bisa menjadi guru yang adaptif, kompeten, dan berintegritas. Mampu beradaptasi dan memahami kondisi di lingkungan sekolah yang dituju," tegasnya.

Sementara itu, Kaprodi PIAUD Mesra Khairani berpesan agar mahasiswa menjadikan PPL sebagai media belajar untuk menjadi calon pendidik teladan.

"Jadikan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi diri sebagai calon tenaga pendidik. Berangkatlah dengan niat baik, jalankan tugas dengan baik dan pulanglah dengan keberhasilan," pesannya.(wmi).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait