Harun Ridwan Nasution Dilantik sebagai Ketua KONI Mandailing Natal Periode 2026-2030Harun Ridwan Nasution Dilantik sebagai Ketua KONI Mandailing Natal Periode 2026-2030

PANYABUNGAN (beritasore.co.id): Harun Ridwan Nasution resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Ballroom Ladang Sari, Panyabungan, Selasa (06/10).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar, ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka KONI.
Pengangkatan kepengurusan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor SKEP/31/KONI-SU/X/2026 tanggal 6 Oktober 2026. Dalam kepengurusan baru ini, Harun Ridwan Nasution didampingi Muhammad Harmaini Nasution, S.Pd sebagai Sekretaris dan Hilman, SKM sebagai Bendahara.
Acara pelantikan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madina, di antaranya Bupati Madina Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, dan Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis, SH.
Adapun Dewan Pelindung dijabat oleh Forkopimda Madina, sementara Dewan Kehormatan diisi oleh Kadispora Parlin Lubis, Kadisnaker Rahmat Hidayat, dan Ketua Askab PSSI Madina H. Mukhtar Hanafi.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Madina terpilih, Harun Ridwan Nasution, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjuangan untuk memajukan olahraga di Mandailing Natal secara profesional dan berkelanjutan.
Menurutnya, target utama kepengurusan baru adalah peningkatan prestasi kontingen Madina, khususnya menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara pada November 2026 mendatang.
"Kita datang ke Porprov bukan hanya untuk bertanding, tetapi untuk berjuang, memberikan yang terbaik, dan membawa pulang prestasi untuk Mandailing Natal," tegas Harun.
Guna mencapai target tersebut, ia mengimbau seluruh Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) untuk membuang ego sektoral dan menyatukan visi pembinaan.
KONI Madina juga berkomitmen menjalankan pembinaan atlet secara berjenjang dan terukur, mulai dari pemanduan bakat, pelatihan pelatih dan wasit, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) itu juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
"Jabatan adalah amanah. Mari kita bekerja dengan hati, transparan, profesional, dan mengutamakan kepentingan olahraga. Prestasi adalah hasil kerja bersama," pungkasnya.(Kdr)











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda