Harga Terjangkau Kualitas Terjaga, Beras SPHP Laris di Hamparan PerakHarga Terjangkau Kualitas Terjaga, Beras SPHP Laris di Hamparan Perak

HAMPARAN PERAK (beritasore.co.id): Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih menjadi pilihan utama masyarakat di Desa Tandam Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Penyaluran melalui program kemitraan Rumah Pangan Kita (RPK) milik Perum Bulog dinilai semakin lancar dan tertata.
RPK merupakan jaringan resmi Perum Bulog untuk mendistribusikan bahan pangan pokok dengan mutu terjamin dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan pantauan di RPK Jenita yang berlokasi di Jalan Besar Hamparan Perak, Pekan Zais, Desa Tandam Hilir, Selasa (4/8/2026), warga tampak silih berganti membeli beras SPHP. Tingginya animo warga menunjukkan beras program pemerintah ini tetap menjadi primadona.
Warga memilih beras SPHP karena harganya lebih terjangkau dibandingkan beras premium komersial, namun kualitasnya tetap baik.
"Harganya sangat terjangkau. Soal rasa juga tidak jauh berbeda dengan beras kilang yang harganya jauh lebih mahal. Untuk kebutuhan sehari-hari, kami memang lebih sering membeli beras SPHP," ujar seorang warga di lokasi.
Masyarakat berharap program ini terus berlanjut dan stok selalu tersedia, mengingat mayoritas warga Tandam Hilir bekerja sebagai karyawan perkebunan PTPN.
"Kami berharap stok beras SPHP selalu ada. Program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang mengandalkan penghasilan dari sektor perkebunan," tambahnya.
Sementara itu, pemilik RPK Jenita, Dony Syahputra, mengapresiasi kinerja Perum Bulog Kantor Cabang Medan. Menurutnya, distribusi saat ini berjalan sangat baik tanpa kendala.
"Alhamdulillah, penyaluran beras SPHP dari Perum Bulog Cabang Medan saat ini sangat lancar. Sejak dipimpin Bapak Lutfillah Barus bersama PIC Bapak Frans Sugara, koordinasi penyaluran kepada seluruh RPK berjalan semakin baik dan tertib. Kami sebagai mitra sangat merasakan kemudahan dalam proses pemesanan maupun pengambilan beras," kata Dony.
Dony yang telah menjadi mitra RPK sejak 2023 mengaku merasakan peningkatan pelayanan yang signifikan, terutama fleksibilitas waktu pemesanan.
"Dulu biasanya menjelang tanggal 25 setiap bulan Bulog sudah tutup buku, sehingga kami baru bisa melakukan pembelian kembali di awal bulan berikutnya. Kini pelayanan lebih fleksibel karena mitra masih bisa berbelanja hingga akhir bulan. Hal ini sangat membantu kami menjaga ketersediaan stok. Ini pertama kali saya merasakan bisa berbelanja di akhir bulan," ujarnya.
Ia berharap pelayanan prima tersebut dapat terus dipertahankan agar manfaat program SPHP semakin dirasakan masyarakat luas serta mampu menjaga stabilitas harga dan pasokan beras di pasaran.
( bap)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda