Gagas Tugu Toleransi Sebagai Simbol Keberagaman, KNPI Pematangsiantar Gandeng PWIGagas Tugu Toleransi Sebagai Simbol Keberagaman, KNPI Pematangsiantar Gandeng PWI

Pematangsiantar (beritasore.co.id): Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar memperkuat sinergi dengan insan pers. Penguatan kolaborasi itu ditandai dengan kunjungan silaturahmi pengurus KNPI ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pematangsiantar di Jalan Kartini Bawah No. 1, Selasa (18/8/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua KNPI Kota Pematangsiantar Arif Harahap bersama Sekretaris Jenderal Fransisco H. Sibarani dan jajaran pengurus. Agenda ini menjadi momentum awal membangun kolaborasi usai pelantikan kepengurusan KNPI periode baru pada Kamis (13/8/2026).
Dalam pertemuan itu, Arif memaparkan sejumlah program prioritas KNPI. Salah satu gagasan utamanya adalah pembangunan Tugu Toleransi yang diharapkan menjadi simbol keberagaman sekaligus ikon wisata baru Kota Pematangsiantar.
"Tugu itu bukan hanya sekadar tugu. Kami ingin menjadi tugu hidup yang bisa dikunjungi wisatawan dan menunjukkan bahwa Siantar ini beraneka ragam," ujar Arif.
Selain pembangunan tugu, KNPI juga mendorong percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang toleransi keagamaan. Ia berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar regulasi tersebut segera dibahas dan ditetapkan.
Menurut Arif, menjaga toleransi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.
"Jangan hanya sekadar seremonial, tetapi harus ada ketetapan hati untuk menjaga toleransi. Itulah tugas kami sebagai generasi muda," tegasnya.
Sebagai bentuk konkret merawat persatuan, KNPI juga merencanakan kegiatan doa bersama lintas agama pada momentum Hari Sumpah Pemuda mendatang.
PWI Siap Berkolaborasi
Sementara itu, Ketua PWI Kota Pematangsiantar periode 2026-2029, Rahayu, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan PWI siap membuka ruang kolaborasi dengan KNPI dalam berbagai kegiatan positif untuk kemajuan Kota Pematangsiantar.
"Apapun kegiatan KNPI, boleh kita kolaborasikan. Yang penting kita saling mendukung," ujar Rahayu.
Rahayu menambahkan, PWI siap bersinergi dalam publikasi program-program KNPI yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap kolaborasi pemuda dan pers dapat memperkuat pemberitaan positif sekaligus menangkal isu-isu yang berpotensi mencoreng citra Pematangsiantar.
Di sisi lain, Rahayu juga menekankan pentingnya profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan media digital dan media sosial. Menurutnya, kebebasan pers harus tetap berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik dan tanggung jawab profesi.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi berkelanjutan antara KNPI dan PWI, khususnya dalam mendukung program toleransi, kegiatan kepemudaan, dan berbagai upaya positif lainnya untuk kemajuan Kota Pematangsiantar. (srt)








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda