Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Bumi Untuk Kedaulatan Negeri, Inalum Sosialisasikan MediaMIND 2026 di USU

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 September 2026 - 9.15 AM WIB
1
Dari Bumi Untuk Kedaulatan Negeri, Inalum Sosialisasikan MediaMIND 2026 di USU
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (beritasore.co.id): Mengusung tema "Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri, Menggali Nilai untuk Menguatkan Negeri", PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menggelar sosialisasi MediaMIND 2026 di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (3/9/2026).

Kepala Departemen Manajemen Komunikasi PT Inalum, Utrich Farzah Razak Djalle, menyampaikan bahwa sosialisasi MediaMIND 2026 merupakan bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan industri aluminium nasional kepada insan pers, mahasiswa, dan kalangan akademisi.

"Peserta diajak untuk melihat lebih dekat peran industri pertambangan dan hilirisasi dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional," ujar Utrich.

Ia menambahkan, program yang rutin digelar setiap tahun ini merupakan pelaksanaan MediaMIND yang kelima. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang informatif dan mampu mengangkat potensi sumber daya alam Indonesia.

"MediaMIND 2026 secara khusus membuka ruang bagi insan pers untuk berpartisipasi dalam kompetisi karya jurnalistik. Melalui kompetisi ini, para jurnalis diharapkan dapat menggali berbagai cerita mengenai perjalanan sumber daya alam Indonesia hingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan negara," jelasnya.

Inalum dikenal sebagai salah satu produsen aluminium yang memanfaatkan energi terbarukan dalam proses produksinya. Sekitar 96 persen energi yang digunakan bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan di Sumatera Utara.

Sementara itu, Kepala Grup Layanan Strategi Inalum, Daniel J.P. Hutahuruk, turut memaparkan perkembangan proses bisnis serta integrasi industri aluminium yang dilakukan Inalum.

Ia menjelaskan rantai proses bisnis industri aluminium yang dimulai dari bauksit sebagai bahan baku, kemudian diolah menjadi alumina hingga akhirnya menjadi aluminium. Selain itu, ia juga memaparkan pangsa pasar Inalum, perjalanan produksi from bauxite to aluminium, hingga upaya meningkatkan nilai tambah melalui program hilirisasi.

Menurut Daniel, Inalum telah melakukan transformasi bisnis yang sebelumnya lebih berfokus pada sektor hilir melalui kegiatan peleburan aluminium.

"Melalui MediaMIND, kami berharap semakin banyak karya jurnalistik yang mampu mengangkat potensi sumber daya Indonesia, proses hilirisasi, hingga nilai tambah yang dapat memperkuat perekonomian dan kedaulatan negeri," tutupnya.(als)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait