Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Samosir Dukung Pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 27 September 2026 - 3.35 AM WIB
2
Bupati Samosir Dukung Pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (beritasore.co.id): Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan.

Rencana tersebut diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar.

Dukungan itu disampaikan Bupati Vandiko saat menerima audiensi Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar, Pastor Fridolinus Simanjorang bersama rombongan, di Rumah Dinas Bupati Samosir, Sabtu (26/09/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pengembangan pendidikan melalui pendirian SMA unggulan berasrama di Kabupaten Samosir, termasuk dukungan dan proses perizinan yang diperlukan.

Bupati Vandiko menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Samosir terbuka terhadap berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

“Kami tetap membuka diri untuk peningkatan kualitas pendidikan. Berbagai upaya kami lakukan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pihak terkait lainnya. Puji Tuhan, ada SMA unggulan yang akan hadir di Samosir. Ternyata doa dan cita-cita kita disambut baik Tuhan dengan kedatangan Pastor yang akan mendirikan sekolah SMA unggulan,” ujar Vandiko.

Ia menegaskan, Pemkab Samosir siap mendukung proses pendirian sekolah sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku, termasuk kemudahan perizinan.

“Intinya kami siap mendukung, Amang Pastor. Untuk perizinan seperti PBG, kita akan bantu sesuai ketentuan. Kalau ada kendala, kita siap berkoordinasi. Ini sudah menjadi sesuatu yang kita idam-idamkan dan cita-citakan. Pemerintah bersama DPRD tentu akan mendukung sesuai dengan apa yang bisa kita lakukan,” katanya.

Menurut Vandiko, kehadiran lembaga pendidikan unggulan sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda Samosir yang berkompeten, berkarakter, dan berdaya saing.

Sementara itu, Pastor Fridolinus Simanjorang menjelaskan, SMA Santo Mikael Pangururan yang selama ini berjalan sebagai sekolah reguler akan tetap dipertahankan. Sedangkan SMA Plus Berasrama akan dikembangkan sebagai program pendidikan unggulan dengan sistem dan fasilitas tersendiri.

“SMA Santo Mikael tetap menjadi reguler, dan kita membuat sekolah unggulan khusus yang kita pisahkan. Intinya kami ingin hadir untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir menciptakan sumber daya manusia yang unggul,” jelas Pastor Fridolinus.

Ia menambahkan, sekolah tersebut nantinya akan memberikan prioritas bagi putra-putri Samosir dengan komposisi tertentu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat daerah.

Selain mengejar prestasi akademik, SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan juga akan fokus membentuk lulusan yang cerdas, beriman, rendah hati, berintegritas, mandiri, dan memiliki semangat melayani.

Yayasan juga akan menjadikan Samosir dan Danau Toba sebagai bagian dari identitas kuat sekolah. Secara bertahap, sekolah tersebut ditargetkan menjadi salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan dikembangkan menjadi boarding school Katolik berstandar nasional.

Audiensi ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Yayasan Santo Yoseph Medan-Pematangsiantar dan Pemkab Samosir dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Samosir. (Hfs)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait