Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Aceh Tamiang Minta Ulama Memperluas Jangkauan Dakwah Hingga Ke Ranah Digital

Redaksi
Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 - 5.50 AM WIB
86
Bupati Aceh Tamiang Minta Ulama Memperluas Jangkauan Dakwah Hingga Ke Ranah Digital
Calon Ulama muda saat mengikuti program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-13 yang diselenggarakan di Aula Ma'had Aly, Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Selasa (14/7/2026).
Reading Comfort
adjust the font size

KUALASIMPANG (beritasore.co.id): Calon ulama muda diharapkan agar dapat memperluas jangkauan dakwah hingga ke ranah digital. Langkah ini dinilai penting untuk memperbaiki etika bermedia sosial masyarakat sekaligus membantu pemulihan mental warga pascabencana.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH saat membuka program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-13 yang diselenggarakan di Aula Ma'had Aly, Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Selasa (14/7/2026).

Dihadapan 30 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut Armia Pahmi menegaskan, bahwa para calon ulama muda memiliki tanggung jawab besar ketika terjun ke masyarakat. Salah satu amanah yang ditekankannya adalah pentingnya mengedukasi warga agar lebih santun dalam menggunakan media sosial.

“Saya berpesan kepada 30 calon ulama muda yang nantinya akan turun ke lapangan saat berdakwah nanti, tolong selipkan edukasi tentang cara bermedia sosial yang baik dan sopan, dengan tetap menyisipkan dasar-dasar nilai keagamaan,” ujarnya.

Ia menilai, masyarakat Aceh Tamiang memiliki akar budaya yang menjunjung tinggi adat sopan santun. Menurutnya, nilai-nilai luhur tersebut harus terus disuarakan lewat dakwah digital, mengingat media sosial kini telah menjadi ruang interaksi utama masyarakat di luar Masjid dan Musala.

Selain persoalan etika digital, Bupati Armia juga meminta para kader ulama untuk ikut berperan dalam pemulihan pascabencana alam yang sempat melanda Aceh Tamiang. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan ketenangan dan menguatkan mental warga yang sedang berjuang untuk bangkit.

“Sampaikan juga pesan kepada masyarakat untuk tetap bersabar dan terus berdoa agar kita semua bisa segera pulih dari dampak bencana alam ini,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tamiang, Syahrizal Darwis, menegaskan bahwa program kaderisasi ini sangat krusial untuk melahirkan pemuka agama yang kompeten dan berintegritas.

Menurutnya, kualitas seorang ulama tidak dapat terbentuk secara instan tanpa adanya pembinaan yang terarah. “Untuk melahirkan ulama yang berkualitas, tentu dibutuhkan wadah pengkaderan yang baik. Salah satu upaya nyata yang kami lakukan adalah melalui program PKU ini,” kata Syahrizal.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan para pemateri kompeten yang berpengaruh di Aceh Tamiang. Syahrizal menegaskan bahwa setelah pelatihan selesai, para kader tidak boleh pasif.

Mereka diharapkan langsung bergerak aktif ke desa-desa untuk mensosialisasikan ilmu yang telah didapat agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (hen).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait