Bunda PAUD Gunungsitoli Dorong Tumbuh Kembang Optimal Anak Usia DiniBunda PAUD Gunungsitoli Dorong Tumbuh Kembang Optimal Anak Usia Dini

GUNUNGSITOLI (beritasore.co.id): Bunda PAUD Kota Gunungsitoli, Veny Sowa'a Laoli, mendorong penguatan tumbuh kembang anak usia dini melalui edukasi dan layanan terpadu. Komitmen itu disampaikan saat mengunjungi TK Swasta Obor Berkat Indonesia [OBI] Fodo, Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu [2/9/2026].
Kunjungan tersebut diisi dengan senam bersama, edukasi pola hidup bersih dan sehat [PHBS], penyerahan Alat Permainan Edukatif [APE], serta pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik.
Kehadiran Bunda PAUD disambut antusias oleh anak-anak, guru, dan pihak yayasan. Kegiatan senam bersama berlangsung ceria dan menjadi sarana menanamkan kebiasaan hidup aktif sejak dini.
Dalam arahannya, Veny menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk pola hidup sehat pada anak.
"Melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita sedang membentuk generasi yang sehat, ceria, dan siap menghadapi masa depan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Tim Puskesmas Gunungsitoli Selatan melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan gigi dan telinga sebagai upaya deteksi dini tumbuh kembang anak.
Selain layanan kesehatan, dukungan terhadap kualitas pembelajaran juga diberikan melalui penyerahan APE. Bantuan tersebut diharapkan dapat mewujudkan proses belajar yang lebih interaktif dan sesuai tahap perkembangan anak.
Kepala TK Swasta OBI Fodo, Nurjannah Mendrofa, mengatakan kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Apresiasi senada disampaikan perwakilan Yayasan OBI Nias, Denny Waruwu. Ia menilai kunjungan ini menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak usia dini.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bunda PAUD. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan yayasan dapat terus diperkuat," kata Denny.
Pemerintah Kota Gunungsitoli menilai kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan layanan pendidikan dan kesehatan anak usia dini yang terpadu dan berkelanjutan.(KZ).








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda