Besi Angkur Jadi Target, Pagar Jembatan Penghubung Dua Desa di Asahan Dirusak MalingBesi Angkur Jadi Target, Pagar Jembatan Penghubung Dua Desa di Asahan Dirusak Maling

ASAHAN (beritasore.co.id): Pagar pembatas jembatan penghubung Dusun VIII Desa Persatuan dengan Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, ditemukan dalam kondisi rusak. Kerusakan diduga akibat upaya pencurian besi angkur di dalam cor beton.
Pantauan di lokasi, Senin (12/10/2026), sejumlah bagian cor beton handrail atau pagar pembatas jembatan tampak pecah dan hancur. Kerangka besi angkur di dalamnya terlihat mencuat, namun belum berhasil diambil. Diduga besi tersebut sulit dilepas karena telah menyatu kuat dengan sisa cor beton.
Modus perusakan diduga dilakukan dengan cara menghancurkan lapisan cor beton untuk mengambil besi di dalamnya.
"Diduga besi angkur itu akan dicuri dengan cara menghancurkan cor beton pagar jembatan, tapi gagal karena besinya kokoh dan sudah menyatu kuat," kata Zulah (50), warga Desa Persatuan.
Menurut Zulah, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi warga, terutama untuk kendaraan pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit. Jembatan itu sendiri pernah amblas diterjang banjir dan telah diperbaiki oleh pemerintah desa sebelumnya.
Ia khawatir jika kerusakan dibiarkan, fasilitas tersebut akan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
"Kalau dibiarkan, besi angkur pagar jembatan ini bisa habis dicuri. Apalagi malam hari daerah ini cukup sepi dan tidak ada lampu penerangan jalan," imbuhnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Bangun, Badri, saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui pasti penyebab kerusakan tersebut.
"Menurut keterangan warga sekitar, pagar jembatan itu sudah lama rusak, tapi tidak ada warga yang tahu penyebab pastinya," ujar Badri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi kepada pihak berwajib terkait dugaan percobaan pencurian tersebut.(min)











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda