Breaking News
Memuat breaking news...

Berkaca dari Banjir Besar 2025, Pemko Medan Perkuat Mitigasi dan Gandeng IOM

Redaksi
Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 6.38 PM WIB
1
Berkaca dari Banjir Besar 2025, Pemko Medan Perkuat Mitigasi dan Gandeng IOM
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Banjir besar yang melanda Kota Medan pada 2025 lalu menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah Kota Medan. Pengalaman tersebut kini dijadikan pijakan kepemimpinan Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap saat menerima audiensi Chief of Mission International Organization for Migration (IOM) Indonesia, Jeffrey Labovitz di Balai Kota Medan, Jumat (28/8/2026).

Zakiyuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IOM yang turut membantu penanganan banjir besar tahun lalu. Menurutnya, bencana tersebut merupakan ujian besar yang hanya bisa dilewati dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak.

"Ini membuktikan di saat sulit, sesama manusia tetap saling tolong-menolong. Terima kasih IOM telah membantu Pemko Medan saat banjir besar tahun lalu," ujar Zakiyuddin.

Ia menegaskan, Pemko Medan tidak ingin bencana serupa terulang, apalagi Kota Medan sempat dilanda banjir besar dua tahun berturut-turut. Untuk itu, memasuki September yang diprediksi sebagai awal musim hujan, Pemko Medan terus menggelar rapat koordinasi lintas OPD dan instansi untuk mengantisipasi potensi banjir.

Sementara itu, Chief of Mission IOM Indonesia, Jeffrey Labovitz mengungkapkan, jumlah pengungsi di Kota Medan saat ini tercatat 1.012 orang, menurun signifikan dari sebelumnya yang mencapai 2.200 orang. Mereka berasal dari 15 negara, dengan mayoritas dari Afganistan dan Somalia.

Jeffrey mengenang momen kemanusiaan yang kuat saat banjir melanda Medan. Di tengah keterbatasan, sejumlah pengungsi justru turun tangan membantu warga terdampak, termasuk membersihkan rumah-rumah warga lanjut usia yang tidak mampu beraktivitas mandiri.

"Di saat mereka sendiri adalah penerima bantuan, mereka justru menunjukkan solidaritas untuk membantu masyarakat sekitar. Itu pengalaman yang sangat berkesan bagi kami," kata Jeffrey.

Kunjungan tersebut, lanjutnya, juga menjadi momentum untuk berterima kasih atas dukungan berkelanjutan Pemko Medan dalam menerima dan mendampingi para pengungsi, sekaligus mempererat hubungan baik antara IOM dan Pemko Medan.(MZ).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait