Breaking News
Memuat breaking news...

Baut Guardrail di Jalinsum Pulau Rakyat Asahan Hilang Diduga Dicuri

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026 - 6.19 PM WIB
17
Baut Guardrail di Jalinsum Pulau Rakyat Asahan Hilang Diduga Dicuri
Reading Comfort
adjust the font size

ASAHAN (beritasore.co.id): Komponen guardrail atau pagar pembatas jalan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Kebun Sayur, Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, dilaporkan hilang. Baut pengikat dan lempengan besi pagar diduga dicuri orang tak dikenal untuk dijual sebagai besi rongsokan.

Pantauan di lokasi, tidak hanya baut pengait antar pagar dan baut pengikat pagar dengan tiang yang hilang, beberapa lempengan besi pagar juga raib. Sebagian lempengan terlihat tergeletak di tanah. Hanya tiang penyangga yang masih utuh karena pondasinya dicor beton.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, guardrail tersebut baru selesai dipasang bersamaan dengan rampungnya proyek penggantian Jembatan Sei Pulau Raja pada November 2025.

"Padahal guardrail itu baru selesai dipasang pada November 2025, seiring selesainya proyek jembatan Sei Pulau Raja," ujar warga tersebut, Jumat (9/10/2026).

Ia menduga pencurian dilakukan pada malam hari, memanfaatkan kondisi jalan yang gelap akibat lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam.

Hilangnya komponen guardrail tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Pasalnya, pagar pembatas itu dipasang di area tikungan untuk mencegah kendaraan terperosok ke parit di tepi jalan.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli malam untuk mencegah pencurian aset negara dan meminta instansi terkait segera melakukan perbaikan.

"Kami berharap polisi meningkatkan patroli dan meminta Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara segera memasang kembali komponen guardrail yang hilang, agar tidak terjadi kecelakaan," tandasnya. (min).

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait