Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Madina dan PT SMGP Bangun Sumur Bor di SipapagaAtasi Krisis Air Bersih, Pemkab Madina dan PT SMGP Bangun Sumur Bor di Sipapaga

PANYABUNGAN (beritasore.co.id): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) membangun fasilitas air bersih berupa sumur bor di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan.
Fasilitas yang dipusatkan di kompleks Masjid Desa Sipapaga itu diresmikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, pada Rabu (15/10/2026).
Bupati Saipullah Nasution mengapresiasi langkah PT SMGP yang dinilai peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Apa yang dilakukan teman-teman SMGP ini patut dicontoh perusahaan lain. Mereka membuktikan perhatian kepada masyarakat melalui program CSR, ini patut kita syukuri," ujar Saipullah.
Bupati juga meminta masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan.
"Saya minta fasilitas ini dijaga bersama, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua," harapnya.
Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Ali Sahid, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan wujud hubungan baik antara perusahaan dengan pemerintah daerah. Ia menyebut bantuan tersebut bukan sekadar CSR, melainkan bernilai wakaf.
"Bagi kami, ini bukan sekadar bantuan melainkan wakaf. Apa yang kita lakukan hari ini untuk mempermudah orang beribadah," kata Ali Sahid.
Menurut Ali, pembangunan ini berawal dari kepedulian Bupati terhadap kesulitan air bersih di Sipapaga.
"Saya dipanggil Pak Bupati, beliau menjelaskan sulitnya air bersih di desa ini dan meminta kami ikut berkontribusi. Alhamdulillah, pimpinan kami setuju sehingga bantuan akhirnya terealisasi," ungkapnya.
Kepala Desa Sipapaga, Abdul Hakim Lubis, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Madina dan PT SMGP. Ia menjelaskan warga selama ini kesulitan air bersih akibat kontur tanah yang tandus.
"Bahkan untuk keperluan ibadah pun warga kesulitan. Alhamdulillah, akhirnya desa kami memiliki sarana air bersih," tuturnya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Turut hadir Pj Sekda Madina Afrizal Nasution, sejumlah pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga.(Kdr)











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda