Advokat Soroti Kejanggalan Kematian Siswi Kelas II SD di Bukit MalintangAdvokat Soroti Kejanggalan Kematian Siswi Kelas II SD di Bukit Malintang

PANYABUNGAN (beritasore.co.id): Misteri kematian seorang siswi kelas II Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada 1 Oktober 2026 lalu, hingga kini belum terungkap secara terang.
Advokat asal Mandailing Natal, H. Ridwan Rangkuty, SH., MH., menilai ada sejumlah kejanggalan yang perlu didalami secara serius oleh pihak kepolisian.
"Kematian siswi tersebut masih misteri, apakah benar gantung diri atau ada penyebab lain. Sampai hari ini belum terungkap secara jelas dan terang oleh pihak kepolisian," ujar Ridwan Rangkuty kepada wartawan via WhatsApp, Selasa (12/10) dari Kota Panyabungan.
Ridwan menyoroti kronologi yang beredar bahwa korban ditemukan meninggal dalam kondisi tergantung di belakang rumah dengan masih mengenakan pakaian sekolah dan jilbab yang terikat di ranting pohon.
"Jika anak kelas II SD tersebut gantung diri di belakang rumahnya dan masih berpakaian sekolah, bagaimana mungkin seorang anak kecil memanjat pohon dan mengikat jilbabnya sendiri ke ranting pohon, kemudian mengikatnya ke leher. Itu sulit diterima akal sehat," tegasnya.
Menurutnya, polisi perlu mendalami secara komprehensif latar belakang dan kondisi psikologis serta lingkungan keluarga korban.
"Apa problem si anak hingga nekat mengakhiri hidup? Hal ini penting didalami, termasuk keadaan si anak dalam keluarganya," kata Ridwan.
Terkait hal itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandi, S.I.K., M.Si., sebelumnya telah berjanji akan segera menyelidiki dan mengungkap misteri kematian tersebut.
Ridwan menilai langkah ilmiah yang paling tepat adalah melalui autopsi.
"Autopsi terhadap jenazah siswi tersebut adalah satu-satunya cara paling tepat untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Kita berharap Polres Madina segera melakukan autopsi dengan mengundang dokter forensik dari Puslabfor Polda Sumatera Utara," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.(Kdr).











Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda