Breaking News
Memuat breaking news...

33,01 KM Kabel Ditata ke Bawah Tanah, Pemko Medan Minta Maaf Atas Kemacetan Sementara

Redaksi
Redaksi
Selasa, 1 September 2026 - 7.08 PM WIB
3
33,01 KM Kabel Ditata ke Bawah Tanah, Pemko Medan Minta Maaf Atas Kemacetan Sementara
Ilustrasi
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus menggenjot penataan infrastruktur dan estetika kota di sejumlah ruas jalan. Pemko Medan pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan lalu lintas yang timbul selama proses pengerjaan berlangsung.

Penataan ini tidak hanya menyasar perbaikan badan jalan, tetapi juga program strategis Migrasi Kabel Udara (KU) menjadi Kabel Tanah (KT). Program ini bertujuan membebaskan langit Kota Medan dari kesemrawutan kabel serat optik agar lebih rapi, indah, dan aman.

Berdasarkan Data Update Migrasi KU-KT Tahun 2025-2026, Pemko Medan menargetkan penataan jaringan bawah tanah sepanjang 33.010 meter atau 33,01 kilometer yang tersebar di 16 ruas jalan utama.

Progres Capai 100 Persen di 5 Koridor Utama

Proyek penataan menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, pengerjaan di sejumlah koridor strategis telah tuntas 100 persen, meliputi:

• Jl. G.M. Panggabean dan seputaran Stadion Teladan (1.400 m) • Jl. Dr. Mansyur Tahap 1 (1.100 m) • Jl. Kejaksaan, Jl. Candi Borobudur & Jl. Candi Mendut (1.200 m) • Jl. Zainul Arifin (1.100 m) • Jl. Ir. H. Juanda (1.283 m)

Sementara itu, beberapa ruas dengan kepadatan lalu lintas tinggi sudah memasuki tahap akhir finishing, di antaranya Jl. Kapt. Maulana Lubis & Jl. Imam Bonjol (95%), Jl. Kapten Muslim & Jl. Gaperta (90%), Jl. Karya Wisata (90%), dan Jl. Bhayangkara (85%).

Dikebut Hingga 31 Desember 2026

Adapun ruas jalan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan galian dan penanaman pipa kabel bawah tanah dengan target penyelesaian pada 31 Desember 2026 adalah:

Jl. Brigjend Katamso & Zein Hamid (5.000 m), Jl. Jamin Ginting (3.830 m), Jl. Pattimura & S. Parman (3.000 m), Jl. H.M. Yamin (1.760 m), Jl. Mongonsidi - Terusan Juanda (1.500 m), Jl. Dr. Mansyur Lanjutan (1.100 m), dan Jl. Merak Jingga (987 m).

Pemko Medan menyadari aktivitas galian, pemasangan jaringan, dan relokasi kabel tersebut berdampak pada kelancaran mobilitas warga.

"Pemko Medan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung. Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menghadirkan Kota Medan yang lebih rapi, indah, dan aman dari bahaya kabel di atas," ujar perwakilan Pemko Medan.

Pemko Medan mengajak masyarakat untuk mendukung dan bersabar selama proses pembangunan berlangsung agar manfaatnya dapat dirasakan bersama dalam jangka panjang. (MZ)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait