Breaking News
Memuat breaking news...

18 Rumah di Kutapanjang Gayo Lues Musnah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 12.17 PM WIB
3
18 Rumah di Kutapanjang Gayo Lues Musnah Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGKEJEREN (beritasore.co.id): Sebanyak 18 unit rumah berkonstruksi kayu dan semi permanen di Kampung Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues hangus terbakar, Rabu (9/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Desa Ulun Tanoh, Suhardinsyah, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

"Benar, ada kebakaran di desa kami dini hari tadi," ujarnya.

Menurutnya, api diduga berasal dari korsleting arus pendek di salah satu rumah warga yang sedang ditinggalkan pemiliknya ke Kecamatan Pantan Cuaca. Namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Suhardinsyah menceritakan, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sebagian warga berusaha mencari sumber air, sementara yang lain bergegas memanggil petugas Damkar dari Kutapanjang dan Blangkejeren.

Petugas Damkar baru tiba sekitar 30 menit setelah kejadian. Proses pemadaman sempat terkendala keterbatasan pasokan air.

Salah satu rumah yang turut terbakar diketahui milik anggota Damkar Kutapanjang bernama Saripuddin.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, dari total rumah yang terdampak, 15 unit mengalami rusak berat dan 5 unit rusak ringan. Berikut data warga terdampak:

Rusak Berat: Abd Mutalib (PNS), Sabri, Aminah, Junaidi, Ali Kasim, Ali Asa, Abuadinsyah, Abdullah, Jalim, Kasim, Efendi, Samsul Bahri, Alimah, Salamiah, dan Saripudin.

Rusak Ringan: Hasim, Basir, Aliman, Hilmiadin, dan Kasim.

Seluruh korban merupakan warga Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani.

Hingga berita ini diturunkan, warga korban masih membutuhkan bantuan tenda darurat dan logistik. (Muhammad Iqbal)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait