Willem Iskandar Terlupakan, Layak Jadi Pahlawan NasionalWillem Iskandar Terlupakan, Layak Jadi Pahlawan Nasional
MADINA (Berita): Willem Iskandar pahlawan pendidikan yang terlupakan, sangat layak jadi pahlawan nasional.
Presiden Pengurus Besar Ikatan Pemuda Mandailing ( PB IPM) Bung Tan Gozali Nasution didampingi Sekjen Bung Asri Siregar dan Waketum Bung Syarifuddin Rangkuti, Minggu (16/4).
Bung Tan Gazali mengajak seluruh lapisan masyarakat Mandailing dan Sumatera Utara dalam beberapa hari ini sebelum memperingati hari pendidikan nasional 2 Mei 2023 untuk menjadikan pahlawan pendidikan menjadi pahlawan nasional.
Dikatakan, sebagai inspirasi kita, pahlawan pendidikan yang berasal dari Mandailing Sumatera Utara Sati Sutan Iskandar Nasution atau lebih dikenal Willem Iskandar yang harusnya layak diangkat jadi pahlawan nasional.
Willem Iskandar lahir Pidolilombang, Panyabungan, Mandailing, 1840 dan meninggal dunia di Amsterdam Belanda 1876.
Beliau perintisan dan loncatan gagasan kebangsaan Willem Iskander tidak bisa lepas dari para mentor yang memberikan fasilitas, seperti Godon, Dirk Hekker, Milles-guru-guru di Belanda yang sangat menaruh perhatian pada pendidikan keguruan.
Selain perintis sekolah guru desa, dalam arti pendidikan tidak hanya dalam kelas, juga masyarakat dan dengan bahasa Mandailing sebagai pengantar.
Willem Iskander juga dikenal pengarang, prosa dan puisinya yang terkumpul dalam Si Bulus Bulus, Si Rumbuk Rumbuk, karangan satiris yang menyuarakan semangat kemerdekaan. (irh)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda