Breaking News
Memuat breaking news...

Warga Singkuang 1: Terimakasih Pemkab Dan DPRD Madina

Administrator
Administrator
Selasa, 13 Juni 2023 - 12.38 PM WIB
Warga Singkuang 1: Terimakasih  Pemkab Dan DPRD Madina
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Berita): Seusai rapat lintas komisi DPRD Madina di gedung wakil rakyat membahas tuntutan masyarakat Singkuang 1, kemarin sore, harapan warga makin besar menggantungkan harapan kepada DPRD Madina dan Pemkab Madina.

"Kami, masyarakat Desa Singkuang I, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Mandailing Natal tergabung dalam wadah Koperasi Hasil Sawit Bersama mengucapkan terimakasih kepada DPRD dan pimpinan fraksi di DPRD dan juga Pemkab Madina," ujar salah seorang warga Singkuang 1, Maimun Nasution kepada waspada.id dan beritasore.co.id, Selasa (13/6)."

Masyarakat Singkuang 1 juga mengucapkan terimakasih kepada tim terpadu Pemkab atas terlaksananya rapat lintas komisi membahas tuntutan masyarakat Desa Singkuang 1 yang belum dipenuhi secara penuh oleh PT. Rendi Permata Raya.

Dijelaskan, rapat lintas komisi dengan Tim Terpadu Penyelesaian Plasma Masyarakat Desa Singkuang 1 dengan PT RPR "adalah langkah maju patut kami apresiasi."

Selama ini, lanjut Maimun, belum ada pihak secara sungguh-sungguh dalam menguatkan tuntutan masyarakat Singkuang 1.

"Baru tadilah, di dalam kesimpulan rapat disepakati point DPRD dan Pemkab Madina berupaya memperjuangkan harapan masyarakat," katanya."

Keinginan itu, lanjut Maimun, harapan digantungkan untuk mewujudkan pembangunan plasma minimal 300 ha dari dalam HGU dan sisa atau kekurangannya dari luar HGU dalam wilayah Kec. Muara Batang Gadis.

"Kami menaruh harapan besar kepada Pemkab dan DPRD Madina dapat menyelesaikan permasalahan ini secepatnya, sehingga kami bisa menikmati hasil seperti desa-desa lain yang sudah merasakan manfaat dari kemitraan plasma," harap Maimun."

Mereka sangat menyesalkan cara kerja Pj Kepala Desa Singkuang I dengan para perangkatnya, yang mengklaim dinilai sepihak sudah menerima tawaran perusahaan 200 ha.

"Kami tidak pernah diajak dan ikut musyarawah tentang kesediaan itu. Jangan jual-jual 'kepala' kami kepada perusahaan," tegas Maimun Nasution. (irh)"
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait