Usia Muda Semakin Banyak Menderita Gangguan SarafUsia Muda Semakin Banyak Menderita Gangguan Saraf

MEDAN (Berita): Penderita gangguan kesehatan saraf semakin kini tidak hanya didominasi orang-orang yang berusia 50 dan tahun saja namun usia muda pun rentan mengalaminya.
Dijelaskan Prof Ridha, semakin muda pasien sekarang ini sedikit banyak dipengaruhi style dan habbit keseharian. Banyak penyebab penyakit gangguan saraf. Salah satunya sedikit banyak karena penggunaan gadget yang tidak sehat. "Kebiasaan membungkuk, tengkurap dan tidur ketika menggunakan gadget akan berpengaruh besar pada terjadinya keluhan di badan, leher dan mata, " terang Guru Besar USU ini.
Untuk itu, tambah Prof Ridha, perlu edukasi dan pemahaman yang benar tentang teknologi gadget. Kebiasaan aktif bergerak juga perlu dilakukan. Kebiasaan menekuk leher misalnya sekian lama ketika menggunakan gadget sekian tahun ke depan akan semakin terbukanya seseorang terdampak pada text next syndrome dan saraf kejepit.
Usia Muda Semakin Banyak Menderita Gangguan Saraf
MEDAN (Berita): Penderita gangguan kesehatan saraf semakin kini tidak hanya didominasi orang-orang yang berusia 50 dan tahun saja namun usia muda pun rentan mengalaminya.
Dijelaskan Prof Ridha, semakin muda pasien sekarang ini sedikit banyak dipengaruhi style dan habbit keseharian. Banyak penyebab penyakit gangguan saraf. Salah satunya sedikit banyak karena penggunaan gadget yang tidak sehat. "Kebiasaan membungkuk, tengkurap dan tidur ketika menggunakan gadget akan berpengaruh besar pada terjadinya keluhan di badan, leher dan mata, " terang Guru Besar USU ini.
Untuk itu, tambah Prof Ridha, perlu edukasi dan pemahaman yang benar tentang teknologi gadget. Kebiasaan aktif bergerak juga perlu dilakukan. Kebiasaan menekuk leher misalnya sekian lama ketika menggunakan gadget sekian tahun ke depan akan semakin terbukanya seseorang terdampak pada text next syndrome dan saraf kejepit.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda