Undhar Dipercaya Selenggarakan Program RPL Bagi Perangkat DesaUndhar Dipercaya Selenggarakan Program RPL Bagi Perangkat Desa

MEDAN (Berita): Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan dipercaya menyelenggarakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bagi perangkat desa.
Disebutkannya, program ini sudah menjadi kebijakan pemerintah sejak 2016. Dijelaskannya, program RPL ini selain bertujuan memberikan kesempatan pendidikan lebih baik, juga berkontribusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi perangkat desa.
Melalui program RPL ini pengetahuan pengalaman serta aktifitas kerja perangkat desa dapat dikonversikan ke dalam mata kuliah sehingga efektifitas pembelajaran akan lebih cepat sarjana.
luar lingkungan pendidikan formal untuk mendapatkan pengakuan dengan memperoleh gelar sarjana," ungkap rektor.
Dijelaskannya, kalau selama ini perangkat desa tersebut masih memiliki ijazah Sekolah Menengah Atas atau SMA saja, maka bisa mengikuti program RPL ini.
Rektor menyebutkan, tidak semua perguruan tinggi bisa mendapatkan izin penyelenggaraan program RPL ini, karena ada prosesnya.
Untuk mendapatkan izin penyelenggaraan itu, kata rektor lembaga pendidikan tersebut harus memiliki sertifikat dengan beberapa ketentuan dan persyaratan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.
Selain memilik akreditasi institusi minimal kategori baik sekali juga memiliki sistem penjaminan mutu internal. Kemudian sudah menerapkan sistem pembelajaran e-learning berbasis digital.
Untuk program ini, di Undhar
mulai dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2023 /2024 diikuti 60 mahasiswa yang kuliah perdananya dijadwalkan pada Jumat, 26 April 2024.
Pelaksanaan program RPL sarjana aparatur desa bekerja sama dengan LPSDM Aparatur dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumut dan kabupaten.
Menurut rektor, ini merupakan satu hal yang sangat prestisius bagi Undhar Medan. Karena di Sumatera Utara untuk PTN yang menyelenggarakan RPL masih Unimed untuk pendidikan guru olahraga.
Sedangkan untuk Perguruan Tinggi Swasta di Sumut, Undhar merupakan yang pertama mendapatlan izin menyelenggarakan program RPL bidang Aparatur Desa bagi perangkat desa dan nomor dan yang kedua di pulau Sumatera setelah Universitas Lancang Kuning di Riau.
Sekaitan dengan hal itu, katanya Undhar sudah melaksanakan beberapa kali sosialisasi kepada pimpinan aparatur desa di Medan dan sekitarnya.
Daikui rektor, sarjana aparatur desa di tingkat nasional masih minim, sekira 20 persen yang baru mendapatkan gelar sarjana lulusan dari program RPL ini.
Ditargetkan dalam beberapa tahun ini bisa tercover minimal 70 persen aparatur desa sudah meraih sarjana.
Rektor berharap program RPL ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi perangkat desa dalam meningkatkan pendidikan untuk meraih kompetensi sesuai dengan bidang yang dimiliki. (aje)





Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda