Breaking News
Memuat breaking news...

Terkait Air Kotor di Kantor Media, Bukan Bersumber dari Air Tirtanadi

Administrator
Administrator
Minggu, 30 Juli 2023 - 7.44 PM WIB
Terkait Air Kotor di Kantor Media, Bukan Bersumber dari Air Tirtanadi
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Berita): Terkait pemberitaan di salah satu media online yang memberitakan "Air PDAM Tirtanadi di Kantor Pewarta Berwarna Hitam dan Bau Paret" yang beralamat di Jalan Medan Area Selatan No 282/37 Kelurahan Sukaramai I Kecamatan Medan Area.

Pelaksana harian (Plh) Kacab Medan Denai Andre kepada wartawan Minggu (30/7/2023) mengatakan petugas PDAM Tirtanadi langsung terjun ke lapangan untuk menyelidiki masalah tersebut

Ia menyebut petugas dari Perumda Tirtanadi sudah memutus aliran air yang akan masuk ke Kantor Pewarta untuk memastikan dari mana datangnya air berwarna hitam tersebut (seperti yang diberitakan). Setelah diputus sementara aliran air Tirtanadi ke Kantor Pewarta, ternyata setelah dibuka kran tetap mengeluarkan air yang berbau

"Maka dapat dipastikan air yang berbau tersebut bukan air Tirtanadi," tegasnya."

Andre menjelaskan setelah kita langsung "terjun" ke lapangan bersama petugas ternyata aliran pipa sumur bor di Kantor Pewarta ini ada kebocoran. "Sehingga air di dalam yang terkait tanah naik ke pipa saat dibuka kran bukan air dari pipa Perumda Tirtanadi," ujarnya.

Kemudian setelah dilakukan sampling (pengecekan) air ke sebelah Kantor Pewarta, ternyata air tidak mengalami kotor maupun bau paret.

"Setelah kita cek air yang disebelah Kantor ini (Pewarta-red) ternyata bersih dan jernih," ujar Andre."

Seperti yang diberitakan bahwa seluruh rumah warga di kelurahan Sukaramai I tersebut berbau busuk adalah tidak benar.

Menurut Andre jika pelanggan ada masalah air di rumah dapat menghubungi call center 1500 922 petugas akan langsung turun ke lapangan untuk memperbaiki apabila terdapat kebocoran pipa. (wie)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait