Satu PDP Asal Limapuluh Kota Meninggal Di RSAM BukittinggiSatu PDP Asal Limapuluh Kota Meninggal Di RSAM Bukittinggi

Sarilamak (Berita): Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat meninggal di Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, Jumat (17/4), sekitar pukul 13.30 WIB.
Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Limapuluh Kota Yulva Roza di Sarilamak, Jumat, mengatakan, pasien berjenis kelamin perempuan itu merupakan warga Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium. Tapi untuk penyelenggaraan jenazah akan tetap dilakukan dengan mengikuti protokol standar pemakaman bagi korban COVID-19.
Pasien tersebut belum diketahui kapan akan dimakamkan. Namun pemakaman itu sendiri nantinya langsung dilaksanakan oleh petugas medis dari RSAM Bukittinggi.
Data saat ini di Limapuluh Kota yang dilihat dari laman covid19.limapuluhkotakab.go.id pukul 19.07 WIB, secara keseluruhan ada 250 orang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Dari angka tersebut terdapat 218 yang telah selesai dipantau, sehingga saat ini tinggal 32 orang warga Limapuluh Kota yang masih dalam status pemantauan.
Sedangkan untuk Pasien Dalam Pemantauan (PDP) secara keseluruhan ada sebanyak 16 orang, dengan rincian dua orang masih dalam perawatan, 12 orang isolasi di rumah dan dua lainnya sudah dinyatakan negatif.(Ant).







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda