Breaking News
Memuat breaking news...

Saleh Daulay Nilai Lockdown Wisma Atlet Tepat

Administrator
Administrator
Jumat, 17 Desember 2021 - 8.35 PM WIB
Saleh Daulay Nilai Lockdown Wisma Atlet Tepat
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA ( Berita ) : Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menilai kebijakan lockdown sementara Wisma Atlet Jakarta  tepat.

Kebijakan ini, kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut II itu, dimaksudkan untuk mengantisipasi meluasnya penularan varian Omicron.

 Selama masa lockdown ini, seluruh penghuni wisma dan pekerja yang ada di sana harus dipastikan sehat dan tidak tertular. Jika ditemukan ada yang tertular, perlu ditangani secara baik dan dikarantina di tempat yang lebih aman.

 "Dengan lockdown, orang tidak boleh masuk dan keluar lagi ke wisma selama 7 hari ke depan. Semua orang yang ada di dalam, diharapkan dapat bersabar.

Begitu juga keluarga yang ada di luar diharapkan dapat menunggu. Kalaupun mau berkomunikasi, bisa melalui gadget, android, atau alat komunikasi lainnya."  kata anggota Komisi IX DPR RI dalam keterangan tertulisnya kepada Berita ,Jumat (17/12), di Jakarta.

Namun, tambahnya, tentu harus dipastikan kebutuhan logistik mereka yang ada di wisma dapat terpenuhi.

Makan, minum, perlengkapan harian, dan lain-lain harus mencukupi. Dengan begitu, mereka bisa melalui hari-hari karantina di sana dengan baik" tandasnya.

Dia melihat bahwa lockdown Wisma Atlet harus dilengkapi dengan testing dan tracing yang lebih luas. Sebab, selama satu minggu terakhir, ada banyak orang yang berinteraksi atau kontak erat dengan orang yang dikarantina atau petugas  bekerja di sana.

Artinya, mereka yang sempat berinteraksi dan kontak erat bisa saja telah terinfeksi. Orang-orang inilah yang perlu ditelusuri.

"Kalau pendataannya bagus, saya kira tidak sulit untuk menemukan orang-orang tersebut. Apalagi kalau penghuni dan pekerja di wisma bisa memberikan informasi. Testing dan tracing ini diperlukan untuk memastikan bahwa varian omicron ini tidak menyebar di luar wisma" tukas Saleh Partaonan Daulay, (aya)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait