PT Rendi Tak Serahkan Plasma, Warga Singkuang I 'Naik Darah'PT Rendi Tak Serahkan Plasma, Warga Singkuang I 'Naik Darah'

MADINA (Berita): Karena 14 tahun PT Rendi Permata Raya berdiri tapi tetap tak kunjung realisasikan plasma, warga Desa Singkuang l, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Madina, 'naik darah'.
Menurut dia, Pemkab Madina seakan tidak berdaya saat masyarakat mendesak agar PT Rendi Permata Raya direalisasikan, namun hingga kini perusahaan perkebunan kelapa sawit belum memberikan plasma bagi masyarakat. Warga sudah sangat lama menunggu.
Sapihuddin menjelaskan, sejauh ini PT Rendi Permata Raya perusahaan perkebunan sawit itu belum ada tanda-tanda untuk merealisasikan plasma kepada masyarakat setempat.
Menurut ketua Koperasi HSB, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tidak mampu menyelesaikan konflik berkepanjangan antara PT Rendi Permata Raya dengan masyarakat Singkuang l.
Dikatakan, warga Desa Singkuang l, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Mandailing Natal, koperasi hasil sawit bersama ratusan masyarakat rencananya Senin (20/3) turun kembali aksi serupa di lapangan.
Seperti dilansir sebelumnya, Ir Eko Ashari Administratur PT Rendi Permata Raya dalam keterangan tertulis berita acara, mengungkapkan, pihaknya tetap beritikad baik untuk membangun kebun plasma masyarakat 20% dari areal bisa diusahakan dari HGU yakni kurang lebih 600 hektar di luar HGU PT Rendi Permata Raya.
Dijelaskan, 300 hektar berada di dalam Kec. Muara Batang Gadis dan 300 hektar berada di luar Kec. Muara Batang Gadis di Kab. Mandailing Natal. (irh)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda