Polisi Ringkus Wanita 'Otak' Penganiayaan Sadis Hingga TewasPolisi Ringkus Wanita 'Otak' Penganiayaan Sadis Hingga Tewas

MEDAN (Berita): Diduga belum membayar utangnya, Heri Capri Sihombing dianiaya oleh komplotan preman hingga tewas di Jl. Pukat II Kelurahan Bantan Timur Kecamatan Medan Tembung.
Aksi sadis komplotan preman tersebut sempat viral di media sosial. Tiga pelaku penganiayaan sadis tersebut, seorang diantaranya wanita, akhirnya berhasil diringkus oleh personel Satreskrim Polrestabes Medan saat bersembunyi di luar kota, Sabtu (11/3).
Tiga pelaku lainnya masih diburon.
Ketiga pelaku berinisial Suh ,30, Riz , 34 dan wanita berinisial Jih ,38, ditangkap dari lokasi berbeda. Tersangka Suh ditangkap di Pelabuhan Sikaping, Provinsi Riau, saat hendak kabur ke daerah Kabupaten Bengkalis sedangkan tersangka Riz dan Jih ditangkap saat berada di Kota Bogor.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda melalui Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH, Minggu (12/3) menyatakan ketiga pelaku ditangkap karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban Heri Capri seperti rekaman dalam video yang viral di media sosial.
Dijelaskan Fathir, setelah menganiaya korban, para pelaku belum puas dan membawa korban ke Jl. Pukat III. "Di Jl. Pukat III korban kembali dianiaya hingga korban tak sadarkan diri.
Korban akhirnya dievakuasi oleh personel Polsek Percut Seituan yang turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat adanya korban penganiayaan dan korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapat perawatan.
Kasus penganiayaan yang akibatkan korban meninggal dunia itu menjadi atensi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda SH SIK yang mengintruksikan personel Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk secepatnya menangkap para pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kasat Reskrim menuturkan tersangka Suh berperan melakukan penganiayaan dengan menggunakan balok , kemudian tersangka Riz menjemput korban dan ikut melakukan penganiayaan sedangkan tersangka Jih merupakan 'otak' pelaku menyuruh rekan-rekannya untuk melakukan penganiayaan karena korban tidak membayar utang.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda