PMA-AFN, Pemimpin Ideal Untuk Palas Lima Tahun Ke DepanPMA-AFN, Pemimpin Ideal Untuk Palas Lima Tahun Ke Depan

PALAS (Berita): Calon Bupati dan Wakil Bupati Padanglawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan SE dan Achmad Fauzan Nasution (PMA-AFN), merupakan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang tepat dan Ideal untuk kepemimpinan Padanglawas lima tahun ke depan.
Rasman mengatakan, sangat prihatin melihat minimnya pembangunan di Palas. Bahkan, pembangunan yang dilakukan selama ini dinilai tanpa perencanaan yang matang dan seolah-olah asal ada proyek saja, bukan sesuai kebutuhan masyarakat dan daerah.
Ia menambahkan kekesalannya atas kondisi yang berbanding terbalik atas adanya proyek bangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk berusaha dan mempertahankan kelangsungan hidup keluarga malah terbengkalai hingga saat ini.
Padahal anggarannya hanya ratusan juta, yakni proyek tahun 2023 untuk pembangunan jembatan desa Hasahatan Julu-Pintu Padang Kecamatan Barumun Baru yang telah lama dinantikan warga.
Selain itu, setelah 17 tahun dimekarkan mulai dari kepemimpinan mantan Bupati Palas, Basyrah Lubis, Ali Sutan Harahap dan Ahmad Zarnawi Pasaribu, dinilai belum mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Hal itu dibuktikan dari ribuan putra dan putri daerah yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nasib karir dan gajinya tidak jelas. Bahkan, di penghujung tahun selalu dihantui oleh kata pemangkasan atau pemutusan kerja.
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Palas PMA-AFN nomor urut 1, telah tertumpu harapan besar membawa perubahan lebih baik bagi daerah yang bermuara untuk kesejahteraan masyarakat Palas.
Rasman menambahkan, penilaian itu berdasarkan dari latar belakang pasangan PMA-AFN yang merupakan pengusaha dan ulama yang cerdas dan berpendidikan. Sehingga tidak akan mungkin terjadi konflik atau dualisme kepemimpinan yang berakibat terabaikannya kepentingan masyarakat maupun terhambatnya pembangunan daerah.
Untuk itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Palas pada 27 November mendatang dapat menggunakan hak suaranya berdasarkan hati nurani. Jangan terpengaruh black campaign dan money politik serta janji diatas surat bermaterai.





Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda