Breaking News
Memuat breaking news...

Pj Sekdaprov Sumut Launching Kampus Mandiri Pangan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 21 Oktober 2026 - 10.45 PM WIB
6
Pj Sekdaprov Sumut Launching Kampus Mandiri Pangan
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor saat menghadiri Launching Kampus Mandiri Pangan, di TEFA Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Rabu (21/10/2026). beritasore.co.id/ist
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor mendorong perguruan tinggi menjadi contoh dalam pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian, hingga penguatan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Upaya tersebut dinilai penting agar ilmu yang diperoleh di kampus tidak berhenti pada teori, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat menghadiri peluncuran Kampus Mandiri Pangan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan di Jalan Binjai KM 10, Rabu (21/10/2026).

Ia mengapresiasi program yang diinisiasi Polbangtan Medan tersebut dan berharap dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya maupun masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Menurut Timur, kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan, inovasi, sekaligus tempat penerapan nyata keilmuan.

Dengan demikian, lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi langsung terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kita berharap lingkungan perguruan tinggi menjadi contoh pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian serta pembentukan jiwa kewirausahaan mahasiswa, sehingga ilmu-ilmu yang didapat dari kampus bisa berdampak pada masyarakat,” kata Timur Tumanggor.

Dalam kegiatan tersebut, Polbangtan Medan juga melaksanakan gerakan menanam cabai serentak se-Sumut.

Gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat dan lingkungan kampus untuk semakin optimal memanfaatkan lahan yang tersedia. Termasuk lahan di sekitar rumah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

Timur mengatakan, cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi di Sumut.

Karena itu, peningkatan produksi dan ketersediaan cabai perlu mendapat perhatian untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Cabai komoditi yang memiliki pengaruh besar pada inflasi, fluktuasi harga cabai dapat berdampak langsung ke daya beli masyarakat, peningkatan produksi dan ketersediaannya perlu menjadi perhatian kita,” kata Timur Tumanggor.

Direktur Utama Polbangtan Medan Nurliana Harahap mengatakan, mahasiswa pertanian tidak cukup hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian saat ini, menurutnya, adalah ketersediaan pangan.

“Kita berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengimplmentasikan keilmuan yang dia dapatkan di kampus. Kami juga berharap gerakan pemanfaatan pemanfaatan lahan bisa semakin masif sehingga kita bisa mencapai kemandirian pangan,” kata Nurliana Harahap.

Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut Abdul Khalim, Ketua TP PKK Tanjungbalai Mashandayani, serta pimpinan instansi vertikal dan BUMD Sumut. Hadir secara daring Bupati Humbahas Oloan P Nababan, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, dan Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli.

Disela-sela acara launching Kampus Mandiri Pangan tersebut Timur Tumanggor, didampingi Direktur Utama Polbangran, Wakil Walikota Tanjung Balai, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara Fariz Haholongan Hutagalung, yang secara serentak melakukan tanam cabai se Provinsi Sumatera Utara (lin)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait