Breaking News
Memuat breaking news...

Pimpinan LAZ Djalaludin Pane Foundation Lulus Pelatihan untuk Pelatih PPNK Lemhannas RI Angkatan 39

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Agustus 2026 - 6.39 PM WIB
9
Pimpinan LAZ Djalaludin Pane Foundation Lulus Pelatihan untuk Pelatih PPNK Lemhannas RI Angkatan 39
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (beritasore.co.id) : Pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Djalaludin Pane Foundation, Ardian Ramadani Pulungan, berhasil menyelesaikan Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Angkatan 39 yang berlangsung di Jakarta pada 16–23 Juli 2026. Ardian tercatat sebagai pimpinan LAZ pertama yang mengikuti dan lulus dalam program tersebut.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran filantropi dalam pembangunan bangsa. Bekal wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional yang diperoleh dari Lemhannas RI dinilai relevan dengan kerja lembaga zakat yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketahanan bangsa juga dibangun dari masyarakat yang mandiri, produktif, dan saling menguatkan. Karena itu, filantropi tidak cukup hanya hadir memberi bantuan, tetapi harus mampu menciptakan kemandirian dan memperkuat ketahanan masyarakat,” ujar Ardian.

Perspektif tersebut sejalan dengan berkembangnya ekonomi syariah sebagai bagian dari ketahanan ekonomi nasional. Ekonomi syariah tidak hanya mencakup perbankan dan industri halal, tetapi juga sektor riil, UMKM, pangan, perdagangan, serta keuangan sosial melalui zakat dan wakaf.

Dalam konteks ini, zakat dapat diarahkan dari sekadar bantuan konsumtif menuju pemberdayaan, sementara wakaf berpotensi dikembangkan menjadi aset produktif untuk pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ekonomi masyarakat.

“Ukuran keberhasilan zakat bukan hanya berapa yang dihimpun dan disalurkan, tetapi seberapa besar manfaatnya mampu mengubah kehidupan penerima menjadi lebih mandiri,” kata Ardian.

Keikutsertaan dalam program Lemhannas RI sekaligus memperluas ruang jejaring dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Lemhannas) sebagai wadah persaudaraan dan pertukaran gagasan strategis bagi kontribusi terhadap bangsa.

Jejaring tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi antara filantropi, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjawab isu pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi syariah.

Bagi Djalaludin Pane Foundation, pengalaman tersebut diterjemahkan melalui penguatan kapasitas amil dan relawan, edukasi masyarakat, serta pengembangan program pemberdayaan yang menghubungkan filantropi, ekonomi syariah, dan nilai-nilai kebangsaan.

Dengan demikian, zakat dan wakaf tidak hanya menjadi instrumen kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih produktif, berdaya, dan tangguh menghadapi perubahan ekonomi. (edr)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait