Breaking News
Memuat breaking news...

Perluas Akses Keuangan Inklusif Syariah, OJK Gelar EPIKS di Stabat

Administrator
Administrator
Sabtu, 23 Maret 2024 - 12.50 PM WIB
1
Perluas Akses Keuangan Inklusif Syariah, OJK Gelar EPIKS di Stabat
Reading Comfort
adjust the font size

STABAT (Berita):Dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada lingkungan pondok pesantren, OJK dan TPAKD Kabupaten Langkat menggelar acara Ekosistem Pondok Pesantren Inklusif Keuangan Syariah

(EPIKS) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ibadurrahman Stabat Kabupaten Langkat Jumat (22/3/2024).

Siaran pers yang diterima dari Humas OJK Provinsi Sumatera Utara Sabtu (23/3/2024) menyebut acara dibuka Pj Bupati Langkat, HM Faisal Hasrimy, AP, MAP ini diikuti 350 santri dan pengurus pondok pesantren Ibadurrahman serta pelaku UMKM di sekitar pondok pesantren.

Acara ini diisi dengan berbagai

kegiatan diantaranya edukasi, business matching, pembukaan rekening

Simpanan Pelajar yang secara simbolis diserahkan oleh Pj Bupati Langkat kepada

10 santri.

Penyerahan Electronic Data Capture (EDC) kepada Pondok Pesantren

sebagai Agen Lakupandai Bank Syariah Indonesia (Smart Agent BSI), serta

kegiatan Berbagi Takjil bagi santri dan pengurus pondok pesantren.

Yovvi Sukandar selaku Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan

Perlindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara mengatakan bahwa

ekosistem keuangan syariah pondok pesantren dapat ditingkatkan dari level

koperasi hingga menjadi LKM yang berpotensi untuk didorong menjadi bank wakaf

mikro seperti yang pernah dilakukan pada pondok pesantren lain.

Program EPIKS merupakan salah satu program TPAKD tahun 2024 yang

ditetapkan oleh TPAKD Provinsi Sumatera Utara dan TPAKD Kabupaten Langkat

menjadi salah satu kabupaten yang mengimplementasikan program ini.

Pelaksanaan acara ini bertujuan pula untuk memberikan pemahaman terhadap

akses keuangan syariah yang seluas-luasnya kepada lingkungan pondok pesantren karena dalam pemetaan sebelumnya diperoleh informasi bahwa pondok pesantren ini cukup produktif dalam mengkreasikan ilmu pengetahuan keagamaan dan produk UMKM yang berpotensi mampu mendorong perekonomian pondok.

Untuk itu, dikesempatan yang sama pula turut diserahkan oleh perwakilan Bank

Syariah Indonesia berupa perlengkapan Agen Laku Pandai Smart Agent BSI yang

nantinya membantu sistem pembayaran dan transaksi keuangan di pondok pesantren Ibadurrahman.

Dengan harapan secara bertahap tingkat inklusi keuangan dapat meningkat seiring dengan pemanfaatan Smart Agent BSI oleh

lingkungan pondok pesantren dan orang tua santri.

“Sistem Ekonomi Syariah sudah terbukti menjadi salah satu sistem keuangan

yang tahan banting dan teruji sejak zaman Rasulullah SAW, sehingga dalam

agama jelas ditekankan bahwa prinsip-prinsip syariah lebih adil dan terjamin

kehalalannya” kata Ketua Yayasan Pondok

Pesantren Ibadurrahman Ustadz

Mukhlis Siregar dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang

digelar oleh TPAKD Kabupaten Langkat yang telah menggandeng OJK, Bank Indonesia dan Bank Syariah Indonesia untuk mendorong pondok pesantren menjadi lebih cakap dalam literasi dan inklusi keuangan. (rel/wie)

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait