Pemko Medan Gelar Kegiatan, Pendapatan UMKM Meningkat Pemko Medan Gelar Kegiatan, Pendapatan UMKM Meningkat

MEDAN (Berita): Wali Kota Medan Bobby Nasution kerap memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memasarkan produknya pada kegiatan yang berpotensi menarik perhatian masyarakat.
Hal ini cukup efektif meningkatkan pendapatan pelaku UMKM tersebut. Terbukti, salah seorang pedagang pada Bazar UMKM Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-56 Kota Medan di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU) beberapa waktu lalu, mendapat omzet Rp 8 juta sehari, dengan menjual menjual bakso pentol, sosis gulung, dan kentang gulir.
Muhammad Robiansyah merupakan salah seorang dari pelaku UMKM yang mengikuti Bazar UMKM MTQ ke-56 Kota Medan ini.
Lelaki asal Kecamatan Medan Tembung ini menjual berbagai kuliner, antara lain pentol, sosis gulung, dan kentang gulir, yang dikemas secara apik dan menarik. Dia menamakan standnya Batavia Food Cak Solo dan Tempe Mendoan.
Pedagang yang juga mangkal di Aksara Park ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang telah menyediakan ruang kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha di berbagai perhelatan Pemko Medan, termasuk MTQ ini.
Dia berharap, Pemko Medan tetap memberikan ruang untuk pelaku UMKM dalam kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian seperti ini.
Penyediaan ruang untuk UMKM ini, akunya, terbukti sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan.
Pantauan peliput, setiap malam pada perhelatan MTQ yang berlangsung mulai 25 Februari sampai 4 Maret 2023 ini, lokasi bazar ini dipadati warga Medan.
Mereka tidak sekadar jalan dan melihat-melihat, namun berbelanja. Hal ini mendatangkan omzet yang cukup besar bagi para pelaku UMKM yang mendirikan tenda-tenda di lokasi yang terpisah dari stand kecamatan maupun perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Medan, Benny Iskandar Nasution, Kamis (9/3) di kantornya, membenarkan tingginya pendapatan pelaku UMKM pada kegiatan MTQ.
Disebutnya, total omzet Bazar UMK mulai pembukaan 25 Februari sampai penutupan 4 Maret 2023 mencapai Rp 2.242.722.000.
Dia mengaku, senang pelaku UMKM mengalami peningkatan pendapatan saat perhelatan MTQ itu.
Selain itu, dia juga sangat bangga dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang selalu menyediakan ruang bagi UMKM dalam kegiatan-kegiatan Pemko Medan.
Benny mengatakan, pihak akan berusaha menambah even-even untuk pelaku UMKM guna memperluas pasar. "Kegiatan seperti bazar UMKM ini memang harus ada. Dan berencana untuk membuatnya di setiap kecamatan," tandasnya. (MZ)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda