Pemkab Nias Barat Matangkan Persiapan Jelang Kedatangan Mesin PLTDPemkab Nias Barat Matangkan Persiapan Jelang Kedatangan Mesin PLTD

NIAS BARAT (beritasore.co.id): Harapan masyarakat Nias Barat untuk mendapatkan pasokan listrik yang lebih andal terus diperjuangkan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Barat kini mematangkan berbagai persiapan menjelang kedatangan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang dijadwalkan tiba pada 12 November 2026.
Keseriusan tersebut terlihat ketika Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah daerah, PT PLN, dan instansi terkait di ruang kerja Bupati, Jumat (6/11/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada kesiapan teknis, akses transportasi, serta dukungan lintas instansi agar pengiriman mesin dari Jakarta hingga ke lokasi pembangunan di Desa Simaeasi dapat berjalan lancar.Bagi masyarakat, kehadiran mesin PLTD ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Lebih dari itu, ada harapan agar kebutuhan listrik rumah tangga semakin terpenuhi, aktivitas usaha masyarakat lebih lancar, anak-anak dapat belajar dengan nyaman, dan pelayanan publik semakin didukung pasokan energi yang memadai.
Dalam arahannya, Bupati Eliyunus menyampaikan bahwa rencana pembangunan PLTD beserta berbagai kendala yang dihadapi telah dikoordinasikan, termasuk dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Utara.
Ia menegaskan bahwa seluruh pihak harus bekerja sama dan mempersiapkan setiap tahapan secara matang agar tidak terjadi hambatan saat mesin tiba di Nias Barat.
Berdasarkan hasil koordinasi, pengangkutan mesin direncanakan melalui Pelabuhan Sirombu untuk selanjutnya dibawa menuju lokasi pembangunan di Desa Simaeasi. Karena itu, kesiapan akses jalan dari pelabuhan menuju lokasi menjadi perhatian penting, termasuk koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengingat jalur tersebut merupakan kewenangan jalan provinsi.
Bupati juga meminta Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur kepolisian dari Polsek Sirombu dan Polsek Mandrehe untuk mendukung kelancaran mobilisasi, pengamanan, dan pengawalan pengangkutan mesin. Peninjauan langsung ke lapangan juga direncanakan sebelum kedatangan mesin guna memastikan jalur pengangkutan siap dilalui dan berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak awal.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap seluruh proses pengiriman dan pemasangan mesin dapat berjalan sesuai rencana sehingga PLTD tersebut dapat segera difungsikan pada tahun 2026.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pj. Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala OPD terkait, pimpinan PT PLN UP3 Nias, pimpinan KSOP Kelas IV Gunungsitoli, Kepala UPT Bina Marga Gunungsitoli, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Bagi masyarakat Nias Barat, listrik bukan sekadar penerang di malam hari. Listrik juga menjadi penopang pendidikan, penggerak usaha, pendukung pelayanan kesehatan, dan bagian penting dari kehidupan sehari-hari.
Karena itu, percepatan pembangunan PLTD ini diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam menjawab kebutuhan energi masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Nias Barat. (KZ)






Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda