Breaking News
Memuat breaking news...

Orangtua Korban Pencabulan Desak Polisi Tangkap Pelakunya

Administrator
Administrator
Sabtu, 30 September 2023 - 8.38 PM WIB
Orangtua Korban Pencabulan Desak Polisi Tangkap Pelakunya
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Berita): Dua bulan kasus pencabulan belum ada tindak lanjutnya, seorang ibu rumahtangga mendesak polisi segera menangkap terduga pelaku pencabulan terhadap anaknya.

"Tanggal 31 Juli 2023 saya buat laporan pengaduan di Polrestabes Medan namun hingga sekarang pelakunya belum ditangkap dan masih berkeliaran," ujar Yuyun ,42, warga Kecamatan Medan Kota, kepada beritasore.co.id, Sabtu (30/9) di Polrestabes Medan."

Yuyun menyebutkan, pasca pencabulan tersebut, putrinya yang masih duduk di bangku kelas III SMP mengalami gangguan psikis. "Anak saya tiba-tiba sering menangis dan tertawa. Sudah saya bawa ke psikolog namun belum ada perubahannya dan seperti trauma akibat kasus pencabulan tersebut," terang Yuyun.

Yuyun menyebutkan, aksi pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang kakek berinisial LN , 55, terjadi pada Juli 2023. Korban selama ini sering main-main ke rumah terduga LN yang masih bertetangga dekat dengan korban.

"Anak saya sering duduk di teras rumah LN. Disitulah anak saya curhat. Saat itulah, diduga pelaku memanfaatkan kesempatan itu 'menggerayangi' tubuh korban. Anak saya mengaku payudaranya dihisap oleh terduga pelaku. Selain itu, kemaluan korban juga diraba oleh terduga pelaku," terang Yuyun."

Berdasarkan pengakuan putrinya yang berkebutuhan khusus tersebut, Yuyun pun melaporkan peristiwa pencabulan tersebut ke Polrestabes Medan sesuai dengan No. STTPL/B/2535/VII/2023/SPKT Restabes Medan/Polda Sumut tertanggal 30 Juli 2023.

"Sudah 2 bulan laporan pengaduan ini namun terduga pelaku pencabulan tersebut masih berkeliaran dan belum ditangkap. Saya mendesak polisi agar segera menangkap pelakunya," harap Yuyun.(att)"
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait