Breaking News
Memuat breaking news...

OJK Berkolaborasi Dengan IJK Dan Pemprovsu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Jumat, 31 Juli 2026 - 6.54 PM WIB
6
OJK Berkolaborasi Dengan IJK Dan Pemprovsu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk terus berkolaborasi meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Terimakasih atas kolaborasi dengan seluruh instansi khususnya IJK dan pemerintah daerah untuk pertumbuhan ekonomi di masyarakat," kata Hernawan Bekti Sasongko, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK

Hernawan mengatakan pada acara Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan Jumat (31/7/2026).

Pengukuhan itu dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara yang lama Khoirul Muttaqien menjabat 1 Juni 2024 - 31 Mei 2026 (dua tahun). Muttaqien mutasi tugas ke OJK Pusat.

Hadir juga para Bupati, Wali Kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Sekda Provsu Sulaiman Harahap, Pimpinan IJK, Deputi Komisioner OJK dan Pengurus Ikatan Isteri Pegawai OJK (Ibu Triyoga Laksito dan Ibu Khoirul Muttaqien).

Hernawan menyebut OJK ditugaskan menjaga stabilitas sistem keuangan dan perlindungan konsumen. Namun saat ini, sesuai UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (P2SK) OJK hadir harus bermanfaat kepada masyarakat sekitarnya.

Kalau OJK dan IJK sehat tapi tak beri manfaat bagi masyarakat sekitarnya. "Jadi OJK ditugaskan untuk pengembangan ekonomi masyarakat," jelas Hernawan.

Saat ini OJK menambah pengawasan untuk urusan komoditi strategis. "Sehingga pertumbuhan di daerah bisa dijalankan bersama" kata Hernawan.

OJK Sumut membawahi empat provinsi

Kepri, Aceh, Sumbar dan Kepulauan Riau (Kepri). Pada triwulan I 2026 pertumbuhan ekonomi Sumut 4,98 persen. Cukup baik. "Ini karena kinerja meningkatnya inklusi dan literasi keuangan bersama-sama dengan Pemda juga Bank Indonesia, IJK dan KADIN," kata Hernawan.

Menurutnya, OJK sama-sama ikut meningkatkan ekonomi daerah. "Kami berharap dari OJK Pusat kerja sama instansi, IJK, KADIN dan tokoh masyarakat selama ini dengan Pak Muttaqien bisa dilanjutkan oleh Pak Triyoga," katanya.

Hernawan memperkenalkan Triyoga dulu selalu Pengawas, tapi sekarang jadi pembina, pembimbing, khususnya di IJK dalam upaya meningkatkan ekonomi di daerah.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi kinerja OJK. Namun Gubsu minta lihat perkembangan ekonomi di daerah, kabupaten dan kota. "Mohon disesuaikan karena persoalan ekonomi di daerah berbeda-beda. Mungkin teknisnya bisa dilihat kekhususan daerahnya seperti apa," kata Bobby.

Menurut Gubsu, kekhasan daerah bukan cuma tarian, kain atau kuliner. Tapi khas lain di sisi ekonomi, khususnya daerah korban bencana akhir tahun 2025. Sampai sekarang dampak ekonominya masih banyak sehingga perlu recovery lebih dalam. "Bagaimana masyarakat korban bencana itu bisa meningkatkan penghasilan paling tidak seperti semula sebelum bencana," ujar Bobby.

Bobby juga minta memperkuat industri halal. Kita penduduk terbesar muslim tapi impornya terbanyak justru dari negara yang penduduk muslimnya minoritas. (wie)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait