Obama : AS Terbentuk Dari Sebuah ProtesObama : AS Terbentuk Dari Sebuah Protes

Jakarta (Berita): Mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menegaskan Negeri Paman Sam terbentuk dari sebuah protes kepada pengkritik dan orang yang khawatir terkait demonstrasi antirasisme dalam sembilan hari terakhir.
Demo tersebut dipicu oleh kematian warga kulit hitam AS asal Minneapolis, George Floyd. Floyd meninggal pada 25 Mei lalu karena kehabisan napas usai lehernya ditekan oleh lutut seorang petugas polisi yang tengah menangkapnya.
Kematian Floyd dinilai menjadi puncak amarah warga Amerika terkait diskriminasi dan sikap rasisme yang sistematis, terutama terhadap perlakuan aparat kepada warga kulit hitam dan minoritas.
Obama menyatakan dukungannya kepada para pemrotes untuk berunjuk rasa memperjuangkan hak mereka secara damai.
Kepada para demonstran, Obama menyerukan agar mereka "tetap berjalan dan tetap lah berharap."
Obama menambahkan "saya berharap semua anak muda yang telah terinspirasi dan terlibat, mereka akan terus melakukannya."
Dalam video itu, pendahulu Presiden Donald Trump itu juga mengungkapkan bahwa warga minoritas dan kulit hitam di AS terlalu sering menghadapi diskriminasi hingga kekerasan karena sikap rasial.
Dalam kesempatan itu, Obama menyerukan seluruh wali kota dan gubernur negara bagian untuk meninjau kembali kebijakan pengerahan aparat dalam menangani demonstrasi.
Ia bahkan marah dengan tindakan kepolisian yang menggunakan gas air mata dan cairan kimia lainnya dalam menghadapi pengunjuk rasa. (cnn/rds/evn)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda