Mulai 7 April Sekolah Dan Perkantoran Di Singapura TutupMulai 7 April Sekolah Dan Perkantoran Di Singapura Tutup

Jakarta (Berita): Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengumumkan aktivitas perkantoran dan semua sekolah akan dihentikan mulai Selasa (7/4). Upaya tersebut dilakukan di tengah merebaknya pandemi virus corona.
Lee menuturkan aktivitas tertentu seperti perusahaan makanan, pasar dan supermarket, klinik, rumah sakit, utilitas, transportasi, dan perbankan akan tetap beroperasi.
Semua objek wisata, taman hiburan, museum, kasino dan fasilitas umum seperti kolam renang, pusat kebugaran, studio kebugaran, dan fasilitas di hotel akan ditutup. Acara olahraga dan aktivitas keagamaan akan tetap ditutup sementara seperti yang diumumkan sebelumnya.
Semua sekolah dan institusi pendidikan tinggi akan ditutup untuk beralih mengadopsi pendidikan dari rumah. Metode belajar dari rumah akan mulai diberlakukan pada Rabu (9/4).
Sementara untuk siswa sekolah dasar dan menengah akan diberikan aktivitas belajar secara terbatas terutama bagi anak-anak yang orang tuanya masih harus bekerja.
Lee menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut lantaran pemerintah secara rutin melihat ada lebih dari 50 kasus baru per harinya dalam kurun waktu dua pekan terakhir.
Kendati demikian, ia menegaskan situasi saat ini tetap terkendali. Ia mengatakan telah berdiskusi dengan satuan tugas dari sejumlah kementerian untuk serangkaian upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Disamping itu, pemerintah Singapura juga meminta warga untuk menghindari kontak dengan orang lain. Aturan menjaga jarak (social distancing) diberlakukan selama empat minggu terhitung mulai 7 April hingga 4 Mei 2020.
Data yang dirilis Wordometers pada Jumat (3/4) mencatat Singapura memiliki 1.049 kasus dengan lima kematian dan 266 pasien dinyatakan sembuh. (cnn/evn)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda