Muhammad Irwan : Pembelajaran Tatap Muka Harus di Sukseskan Secara BersamaMuhammad Irwan : Pembelajaran Tatap Muka Harus di Sukseskan Secara Bersama

KUALASIMPANG (Berita): Dalam rangka mendukungan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021. Komisi I DPRK Aceh Tamiang terus memantau pelaksanaannya.
Didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang, Bambang Supriyanto Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Ketua Komisi I, Muhammad Irwan, Wakil Ketua Komisi I, Maulizar Zikri serta Sekretaris Komisi I, Syamsul Bahri memantau kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dasar (SD) Negeri I Kecamatan Tamiang Hulu, Selasa (5/1).
Sampai di SD Negeri I Tamiang Hulu kedatangan Tim disambut oleh Kepala Sekolah, Alwiyadi, S.Pd.
Tim langsung meninjau proses Pembelajaran Tatap Muka yang dilakukan tersebut, terlihat Ketua Komisi I, Muhammad Irwan, SP melakukan dialog singkat dengan siswa yang mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka. "Senang sudah sekolah lagi," tanya Muhammad Irwan.
Spontanitas siswa yang ditanya langsung, "Senang sekali Pak, bisa belajar lagi di sekolah dengan guru dan bisa berkumpul dengan temen - temen," jawab Putri Sari Nova Kelas V B.
Dari raut wajah Putri Sari Nova terlihat jelas akan keceriaannya dapat sekolah lagi. Muhammad Irwan menyampaikan kepada para dewan guru, bahwa keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka yang dilakukan ini merupakan tanggung jawab bersama.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon mengatakan bahwa keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka ini harus bersama - sama untuk memantaunya.
Karena menurutnya dengan ketika kita tidak peduli dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka ini juga akan berdampak pada para anak - anak kita sendiri.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri I Tamiang Hulu, Alwiyadi, S. Pd menjelaskan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka yang dilakukan sebanyak dua shift.
Pantauan Berita di sekolah tersebut sebelum Pandemi Virus Corona melanda dunia, bahwa sekolah tersebut sudah menjalankan Program Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang itu terbukti dengan ketersediaan tempat mencuci tangan sudah ada di depan masing - masing kelas dan terlihat merupakan wadah yang sudah lama ada tapi bukan ada karena saat Virus Corona melanda. (hen).
.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda