Mengatasi Saluran Irigasi Di Lima Kecamatan MadinaMengatasi Saluran Irigasi Di Lima Kecamatan Madina
Administrator
Rabu, 5 Juli 2023 - 9.39 PM WIB

Reading Comfort
adjust the font size
PANYABUNGAN (Berita): Masyarakat petani di sejumlah desa di Mandailing Natal, mengeluhkan irigasi tak maksimal. Petani resah gagal tanam atau malah gagal panen.
Bahkan, petani sawah harus alih fungsi dari persawahan menjadi kebun.
[caption id="attachment_60108" align="aligncenter" width="250"]
Petugas memperbaiki jalur irigasi.
beritasore/Ist[/caption] Paling tidak, petani di lima kecamatan di Madina, mendesak pemerintah segera memaksimalkan irigasi. Petani berharap, mereka kembali turun ke sawah atau memaksimalkan saluran irigasi dengan harapan hasil diperoleh petani bisa meningkat. Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Madina Elpi Yanti Harahap, ST mengakui, jaringan irigasi kanan dan kiri Sungai Batang Gadis, akan dimaksimalkan, meliputi empat kecamatan. Elpi mengungkapkan, Batang Gadis, jaringan irigasi kanan ke arah Lintas Barat, Panyabungan Jae, Gunungbarani, Manyabar, Gunungtua. Jaringan kiri ke arah Panyabungan Utara, Hutabargot dan Kec. Nagajuang. Kadis PUPR Madina mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Madina akan berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumut II untuk memperbaiki jaringan yang rusak di bawah Sungai Aek Pohon, Desa Pidolidolok, Kec. Panyabungan, Kab. Madina [caption id="attachment_60109" align="aligncenter" width="250"]
Kondisi sipon (terowongan) Aek Pohon.beritasore/Ist[/caption]
Perbaikan sipon (terowongan) yang jebol akan dilakukan akhir Juli 2023. Perbaikan ini sifatnya sementara dan akan dilanjutkan anggaran perbaikan pada 2024.
Di akhir Juli 2023, pemerintah daerah akan melibatkan Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup untuk bergoyong royong membersihkan saluran irigasi.
"Sehingga, masyarakat petani bisa kembali menggarap sawah dan ladang.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan air irigasi untuk keperluan lain," ujar Elpi Yanti Harahap, alumni Fakultas Teknik Sipil USU.
Dikatakan, perbaikan saluran irigasi mengairi lahan persawahan dan perkebunan di bebetapa desa, pemerintah daerah bersinergi dengan BWS Sumut II.
Pemerintah daerah bersedia membantu pihak BWS Sumut II sejauh mereka membutuhkan fasilitas bisa diberikan. (irh)
Petugas memperbaiki jalur irigasi.beritasore/Ist[/caption] Paling tidak, petani di lima kecamatan di Madina, mendesak pemerintah segera memaksimalkan irigasi. Petani berharap, mereka kembali turun ke sawah atau memaksimalkan saluran irigasi dengan harapan hasil diperoleh petani bisa meningkat. Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Madina Elpi Yanti Harahap, ST mengakui, jaringan irigasi kanan dan kiri Sungai Batang Gadis, akan dimaksimalkan, meliputi empat kecamatan. Elpi mengungkapkan, Batang Gadis, jaringan irigasi kanan ke arah Lintas Barat, Panyabungan Jae, Gunungbarani, Manyabar, Gunungtua. Jaringan kiri ke arah Panyabungan Utara, Hutabargot dan Kec. Nagajuang. Kadis PUPR Madina mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Madina akan berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumut II untuk memperbaiki jaringan yang rusak di bawah Sungai Aek Pohon, Desa Pidolidolok, Kec. Panyabungan, Kab. Madina [caption id="attachment_60109" align="aligncenter" width="250"]
Kondisi sipon (terowongan) Aek Pohon.beritasore/Ist[/caption]
Perbaikan sipon (terowongan) yang jebol akan dilakukan akhir Juli 2023. Perbaikan ini sifatnya sementara dan akan dilanjutkan anggaran perbaikan pada 2024.
Di akhir Juli 2023, pemerintah daerah akan melibatkan Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup untuk bergoyong royong membersihkan saluran irigasi.
"Sehingga, masyarakat petani bisa kembali menggarap sawah dan ladang.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan air irigasi untuk keperluan lain," ujar Elpi Yanti Harahap, alumni Fakultas Teknik Sipil USU.
Dikatakan, perbaikan saluran irigasi mengairi lahan persawahan dan perkebunan di bebetapa desa, pemerintah daerah bersinergi dengan BWS Sumut II.
Pemerintah daerah bersedia membantu pihak BWS Sumut II sejauh mereka membutuhkan fasilitas bisa diberikan. (irh)Topik
No topics for this article yet.
Berita Terkait







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda