Breaking News
Memuat breaking news...

Ma'ruf Amin Serukan Dialog Arab Saudi-Houthi Hentikan Eskalasi Konflik

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Juli 2026 - 7.41 PM WIB
6
Ma'ruf Amin Serukan Dialog Arab Saudi-Houthi Hentikan Eskalasi Konflik
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin. (ant)
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (beritasore.co.id) : Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin menyerukan Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman membangun jembatan dialog sebagai upaya menghentikan eskalasi konflik yang dinilai berdampak terhadap stabilitas kawasan, jalur perdagangan internasional, dan perekonomian global.

Melalui juru bicaranya, Masduki Baidlowi, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/7) Ma'ruf Amin menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan di kawasan Bab el-Mandeb, termasuk serangan terhadap kapal-kapal tanker.

Menurut dia, konflik yang berkepanjangan antarsesama bangsa Muslim tidak hanya merugikan pihak yang bertikai, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi, politik, dan psikologis dunia Islam, termasuk Indonesia.

"Kiai Ma’ruf Amin sangat sedih melihat kondisi mutakhir ini. Beliau mengetuk hati nurani para pemimpin di Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman untuk segera menghentikan angkat senjata," ujar Masduki menyampaikan pesan Ma'ruf Amin.

"Sebagai sesama Muslim, darah dan kehormatan adalah hal yang suci. Sudah saatnya senjata diturunkan dan meja dialog digelar secara konstruktif," kata Masduki melanjutkan.

Sebagai upaya mendorong penyelesaian damai, Ma'ruf menawarkan konsep "Jembatan Dialog Empat Pilar". Pilar pertama berupa gencatan senjata kemanusiaan untuk menghentikan operasi militer dan serangan di Bab el-Mandeb guna mencegah krisis kemanusiaan sekaligus menjaga kelancaran jalur perdagangan internasional.

Pilar kedua mengaktifkan kembali dialog internal umat melalui mediasi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bersama tokoh ulama dunia agar penyelesaian dilakukan dalam semangat ukhuwah Islamiyah.

Pilar ketiga mendorong rekonsiliasi politik yang inklusif antara Arab Saudi dan Houthi untuk menyusun peta jalan keamanan kawasan dengan menghormati kedaulatan masing-masing pihak.

Adapun pilar keempat mengusulkan pembentukan zona bebas konflik di Selat Bab el-Mandeb guna menjamin keamanan jalur logistik internasional yang dinilai penting bagi stabilitas pasokan energi dan pengendalian inflasi global.

Masduki menambahkan Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, siap mendukung setiap inisiatif perdamaian yang ditempuh kedua pihak.

"Perang tidak pernah melahirkan pemenang sejati, yang ada hanyalah kehancuran bagi generasi masa depan umat. Mari kita sudahi pertikaian ini dan bangun kembali jembatan dialog yang bermartabat," kata dia menyampaikan pesan Ma'ruf Amin. (ant)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait