Breaking News
Memuat breaking news...

Luapan Air Sungai Rendam 211 Rumah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 9.17 PM WIB
4
Luapan Air Sungai Rendam 211 Rumah
Luapan air sungai rendam 211 Rumah di Batubara Selasa (8/9/2026). beritasore.co.id/ist
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (beritasore.co.id): Luapan air kiriman uang ditampung sungai Gambus, Sungai Tanjung, Sungai Sipare pare dan Sungai Sei Deras mengakibatkan 211 rumah terendam di Dusun IV Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara Selasa (8/9/2026).

Selasa sore hingga Rabu (9/9/2026) subuh ini luapan air sungai baru menerjang permukiman warga.‎ Kondisi banjir di Desa Gambus Laut semakin diperparah dengan pengalihan air sungai Dalu Dalu ke Sungai Gambus sebut sumber yang minta dirahasiakan namanya.

Pasalnya luapan air diduga atas pengalihan air dari bendung Sei Dalu-Dalu tengah dalam perbaikan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Sumatera Utara kata sumber masyarakat setempat.

‎Plt Kepala BPBD Kabupaten Batubara, Ilyas, membenarkan banjir mulai merendam pemukiman sejak Selasa 8 September 2026 pukul 02.00 WIB. Sedangkan ketinggian air berkisar antara 20 cm hingga 50 cm.

Kepada wartawan, ‎Ilyas mengatakan begitu menerima informasi dari Kepala Desa Gambus Laut Zaharuddin, Tim Reaksi Cepat BPBD Batubara langsung terjun ke lokasi banjir.Selain merendam 211 rumah penduduk, air banjir juga merendam ratusan hektare sawah dan perladangan warga di desa tersebut.

‎Untuk mengantisipasi debit air yang kemungkinan masih akan bertambah, pihak TRC bersama pemerintah desa telah mendirikan dua tenda pengungsian dan satu tenda kesehatan.

Hingga sore ini air banjir masih menerjang permukiman warga sehingga sudah ada warga yang mengungsi ke tenda pengungsian yang disediakan katanya.Kemudian TRC juga menggunakan perahu karet dan perahu fiber mengevakuasi barang barang milik warga dari rumah yang paling terdampak banjir.

Ilyas mengimbau kepada warga yang terserang banjir agar meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kemungkinan bertambahnya ketinggian air di permukiman.‎

Kita juga mengimbau kepada warga jika ada yang sakit agar segera dibawa ke tenda kesehatan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan.(als)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait