Kisah Saipullah Memotivasi Anak Tabagsel Lanjutkan S2 Di InggrisKisah Saipullah Memotivasi Anak Tabagsel Lanjutkan S2 Di Inggris

CERITA ini menyangkut motivasi kepada anak muda, yang memiliki tekad kuat untuk menggapapai cita-cita; walaupun menghadapi sederetan rintangan.
Lihat saja, karena keinginan besar memajukan generasi muda Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dan daerah, Ketua Umum Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) dohot anak boruna H. Saipullah Nasution, SH, MM,
memberi apreasiasi kepada anak muda akan melanjutkan S2 di Inggris.
Saipullah, bakal calon anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil II, langsung memberi apresiasi dalam bentuk uang pembinaan Rp 5 juta.
Riandry, yang insya Allah melanjutkan S2 Jurusan TESOL, Fakultas School of Environment, Education, and Development
The University of Manchester, Inggris, mengungkapkan, mengenal Saipullah Nasution waktu sama-sama menjadi narasumber pada diskusi publik tentang peran pemuda dalam pembangunan daerah, di Padangsidimpuan, dua bulan lalu.
Anak muda warga Desa Situmbaga, Kec. Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan ini, memperoleh beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) RI, program beasiswa dibiayai pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program magister atau program doktoral di perguruan tinggi di dalam atau di luar negeri.
Dia memperoleh beasiswa LPDP, setelah melalui tiga tahapan. Tahap pertama, seleksi administrasi termasuk application form berisi info tentang diri, sertifikat test bahasa, surat rekomendasi akademisi, essay kontribusi untuk negara.
Setelah itu, lulus lanjut tahap test bakat skolastik seperti test potensi akademik.
Riand melanjutkan, untuk tahapan beasiswanya satu lagi ada tahapan wawancara. "Setelah selesai wawancara baru lulus," ujar Riandry Fadilah Nasution.
Contoh Positif
Ketika dimintai komentar, Ketua DPP Ikanas dohot anak boruna H. Saipullah Nasution, SH, MM mengungkapkan, ini contoh positif generasi muda Tabagsel yang sangat bersemangat untuk maju tinggi dan mengambil peluang dari beberapa lembaga menyediakan beasiswa.
Sesungguhnya, lanjut dia, banyak peluang di dalam negeri maupun luar negeri untuk meningkatkan pendidikan, misalnya di dalam negeri bisa memanfaatkan kuliah ikatan dinas seperti STAN, AIM, IPDN, Politeknik Kesehatan dll, yang penting mau belajar dan punya tekad untuk maju, insya Allah ada peluang.
Kemudian, kata dia, diberikan pelatihan secukupnya untuk mempersiapkan siswa-siswa pendidikan tersebut dan dipandu memilih sekolah lanjutan di universitas agar bisa mengikuti test untuk masuk di lembaga-lembaga penyedia beasswa; baik dalam negeri maupun di luar negeri.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda