Kisah 200 Ha Plasma Ditolak Dan Tuntutan Massa Singkuang 1Kisah 200 Ha Plasma Ditolak Dan Tuntutan Massa Singkuang 1

PANYABUNGAN (Berita): Informasi mengejutkan diterima waspada.id dan beritasore.co.id, Selasa (9/5), terkait masyarakat Singkuang 1, PT RPR dan Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution.
Ketua Koperasi Perkebunan Hasil Sawit Bersama (KP-HSB) Sapihuddin, SPd.I melalui percakapan whatsApp, akrab disapa Ustadz Buyung Umak mengungkapkan, dia berkomunikasi dengan Bupati Madina, siang tadi.
Dikatakan, ada tawaran 200 ha dari dalam HGU, perusahaan sampaikan ke pemerintah, ditolak masyarakat.
Sayangnya, waspada.id dan beritasore.co.id menghubungi Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution, tak berhasil.
Percakapan melalui whatsApp, walaupun nomor pribadi Bupati Madina dihubungi, bupati tak menjawab walaupun sudah terkirim.
Tuntutan Singkuang 1
Sebelumnya, Ketua KP-HSB Sapihuddin di bawah koordinasi 381 peserta plasma mengungkapkan, peserta plasma tetap dalam tawaran mereka.
Sapihuddin mengungkapkan, ada enam tuntutan masyarakat Singkuang 1. Salah satunya, warga meminta pembangunan kebun plasma masyarakat minimal 20 persen dari luas HGU 3.741 ha dikuasai/usahai PT RPR. (irh)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda