Kades Aek Nagaga Diduga Paksa Kadus III Mengundurkan DiriKades Aek Nagaga Diduga Paksa Kadus III Mengundurkan Diri

ASAHAN (Berita) : Kepala Desa Aek Nagaga Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan diduga memaksa Kepala Dusun III Poniman untuk mengundurkan diri dari jabatannya, tanpa didasari alasan yang jelas.
Poniman saat temui awak media, Kamis (25/5/23) membenarkan hal itu. Dikatakan, awalnya ia mendapat telepon dari Sekdes Aek Nagaga, intinya menyampaikan amanah dari Kades Aek Nagaga SW yang meminta ia untuk membuat surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan kepala dusun.
Menurut Poniman alasan Kades memaksanya untuk mengundurkan diri, karena dia mendapat tekanan dari masanya, jika tidak dipenuhi Kades akan bisa bermasalah.
Lanjut Poniman mengatakan, Kades sempat mengucapkan kata-kata kalau ia tidak mau mengundurkan diri maka akan dimutasi ke Kaur Perencanaan, sedangkan Kepala Dusun III akan dijabat oleh perangkat desa yang berasal dari Kaur Perencanaan juga.
Diperoleh informasi pemberhentian Kadus secara paksa itu diduga kuat adanya janji-janji politik SW kepada tim suksesnya pada Pilkades beberapa tahun lalu, sedangkan Poniman yang merupakan Kadus III adalah merupakan salah seorang rivalnya yang sangat pengaruh di dusunnya
Informasi lain yang diperoleh awak media konon kabarnya sejumlah kepala dusun di Desa Perk Aek Nagaga merasa tidak nyaman lagi bekerja. Pasalnya, sejak SW menjadi Kepala Desa Aek Nagaga seluruh perangkat desa termasuk Kadus diwajibkan hadir setiap hari ke Kantor Desa, dan bagi yang tidak hadir akan diberikan sanksi tindakan indisipliner pelanggaran tata tertib peraturan desa.
Perlu diketahui Kepala Dusun di Desa Perk Aek Nagaga sebanyak 5 orang, dua orang diantaranya adalah karyawan kebun PT. Lonsum Gunung Melayu dan satu orang IRT (ibu rumah tangga) sehingga sulit untuk hadir ke kantor desa setiap hari.
Sementara itu Sekdes Perk Aek Nagaga Fitri yang hubungi awak media melalui telepon selulernya, Minggu (27/5/23) terkait adanya paksaan penguduran diri Kadus III Poniman enggan berkomentar, hanya mengatakan " Kalau itu tanyakan saja sama yang bersangkutan pak ".
Namun ketika awak media yang ingin melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Desa Aek Nagaga, Senin (29/5/23) Kades SW maupun Sekdes tidak berada di tempat.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda