Kabid Humas Sebut Kedatangan Anggota TNI Di Polrestabes Medan Untuk KordinasiKabid Humas Sebut Kedatangan Anggota TNI Di Polrestabes Medan Untuk Kordinasi

MEDAN (Berita): Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, menyebutkan, kedatangan Penasehat Hukum Kodam I/BB dan beberapa anggotanya ke Polrestabes Medan untuk berkoordinasi terkait status penahanan tersangka RH yang merupakan saudara dari Mayor Dedi Hasibuan.
Hadi menambahkan, kedatangan Mayor Dedi Hasibuan dan beberapa anggotanya untuk mengetahui sejauh mana proses hukum terhadap ARH dalam perkara dugaan pemalsuan surat keterangan Tanah yang menjeratnya.
Dijelaskan Kombes Hadi, TNI Polri tetap solid, setiap hal selalu dikoordinasikan dengan baik.
Sementara itu, Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Rico Siagian menyampaikan hal yang sama bahwa Mayor Dedi Hasibuan bertindak sebagai Penasehat Hukum RH yang juga merupakan saudaranya.
Kapendam juga menyesali terkait Mayor Dedi Hasibuan yang membawa sejumlah anggota TNI mendatangi Kasat Reskrim untuk mendampingi Mayor Dedi Hasibuan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah anggora TNI berpakaian loreng dan pakaian preman 'menyerbu' kantor Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Sabtu (5/8) sekira pukul 14:00.
Kehadiran puluhan anggota TNI tersebut meminta agar salah seorang rekan sipil mereka yang ditahan karena kasus tanah segera dilepas atau dibebaskan.
Menurut sumber di Mapolrestabes Medan, puluhan anggota TNI yang datang secara tiba-tiba di Mako Polrestabes Medan langsung naik ke Lantai 2 dan masuk ke ruang penyidik.
Bahkan, mereka juga sempat berbincang-bincang dengan Kasat Reskrim Kompol Teuku Fathir yang saat itu berada di lokasi. Beberapa pria berseragam loreng dan berpakaian sipil juga bolak-balik masuk ke ruang penyidik di Lantai 2.
Mereka meminta Kasat Reskrim untuk melepaskan seorang tersangka yang sudah ditahan karena diduga terlibat kasus penggelapan surat tanah. Hampir dua jam di lantai 2, puluhan pria itu meninggalkan Mapolrestabes.
Informasi yang diperoleh dari sumber, kedatangan para pria berseragam loreng itu meminta penangguhan tersangka berinisial RH yang dilaporkan korbannya ke Polrestabes Medan karena terlibat kasus pemalsuan surat tanah di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang
Berdasarkan laporan pengaduan tersebut, petugas melakukan gelar perkara dan mengumpulkan barang bukti serta mengambil keterangan pelapor dan saksi pelapor. Pelaku berinisial RH berhasil diamankan belum lama ini dan dimasukkan ke dalam sel. Petugas Polrestabes Medan mengambil kebijakan dengan prosedur tetap, sebab Negara Indonesia berazaskan hukum. Prosedurnya jelas dan ada laporan pengaduannya.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda ketika dikonfirmasi Waspada via whatsApp membenarkan ada kedatangan sejumlah anggota TNI ke Sat Reskrim Polrestabes Medan
Sedangkan Kapendam I/BB Letkol Inf Rico Juliyanto Siagian yang dikonfirmasi via whatsApp terkait kehadiran puluhan anggota TNI berpakaian loreng dan sipil ke Mapolrestabes Medan hingga pukul 20:00 belum memberikan jawaban dan klarifikasinya. (att)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda