Jadi Dokter Spesialis Teladan Motivasi Tingkatkan Pengabdian...Jadi Dokter Spesialis Teladan Motivasi Tingkatkan Pengabdian...
TERPILIH menjadi Dokter Spesialis Teladan 2023 untuk Kabupaten Langkat merupakan sesuatu yang tak diduga oleh dr H Agussalim, MKed (ORL-HNS), Sp. THT-BKL. Maklum saja, apa yang dilakukannya sehari-hari dilakukannya untuk masyarakat Kabupaten Langkat karena kecintaannya suka menolong orang, juga karena tuntutan profesinya sebagai seorang tenaga kesehatan.
Sedikit pun tak terbersit di dalam fikirannya bahwa suatu saat dirinya akan terpilih menjadi Dokter Spesialis Teladan di Kabupaten Langkat mengingat banyak rekan-rekan seprofesinya juga berbuat seperti yang telah dilakukannya selama ini.
Apa pun yang ia kerjakan selalu ingin bermanfaat bagi orang banyak, baik secara pribadi maupun organisasi profesi yang digelutinya sesuai apa yang diajari dari kedua orangtuanya untuk peduli terhadap sesama.
Almarhum ayahnya hanyalah seorang PNS biasa dan ibunya seorang bidan desa sekaligus mewarisi jiwanya yang suka menolong warga desa yang hendak melahirkan sekaligus menjadi inspirasi untuk saling menolong orang lain.
Beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kedokteran UISU, lelaki kelahiran Desa Pulau Banyak Kecamatan Tanjungpura Kabupaten Langkat, Lima Puluh Satu tahun silam ini pun melanjutkan pendidikan spesialis di FK USU mulai 2007.
Berbekal keahlian spesialis yang telah dienyamnya itu, Agussalim pun mendarmabaktikan ilmunya di Kabupaten Langkat, selain buat masyarakat juga untuk kabupaten di mana dirinya dilahirkan.
Berbagai kegiatan sosial kesehatan telah dilakukannya, baik saat masih menjadi kepala Puskesmas hingga menjadi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Langkat. Bahkan pada tahun 2019 dirinya sudah menjadikan Kabupaten Langkat menjadi Kabupaten Telinga Sehat dari Komnas PGPKT Pusat dan Kemenkes RI.
Setelah menerima piagam penghargaan Dokter Spesialis Teladan 2023 se Kabupaten Langkat yang diserahkan langsung oleh Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, Senin (13/11) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 59, Agussalim mengaku senang dan juga terharu.
Namun di balik rasa senang dan bangganya itu, tentu saja terselip rasa tanggungjawab yang lebih berat lagi yakni bagaimana meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat.
Agussalim berharap kepada pemerintah untuk mendukung dan mengapresiasi para dokter spesialis yang berada di daerah supaya fasilitas kesehatan di daerah-daerah dapat dilengkapi dan ada pemerataan tenaga spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Sifat peduli sosial dan kesehatan sepertinya akan diwarisi oleh Empat anaknya, seorang putri dan tiga putra. Ketiga anaknya yang kuliah di Fakultas Kedokteran juga akan mengambil spesialis setelah diwisuda jadi dokter nantinya.
Anak pertama, Qatrunnada Medina Salim (Kuliah di FK USU), anak kedua Mhd.Fathurridha Arabia Salim (Kuliah di FK USU), anak ketiga Mhd.Fathir Aththariq Salim (Kuliah di FK UISU) sedangkan si bungsu Mhd. Fardhan Alzaidi Salim ( SMP Harapan).
Meski rutinitasnya sehari-hari bergelut di bidang kesehatan dan sebagai Ketua Komite Daerah (Komda) Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Kabupaten Langkat, Agussalim juga menjabat Ketua Forum Silaturrahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.
Kesibukannya dalam urusan dunia dan akhirat membuat Agussalim harus pintar-pintar membagi waktu, termasuk meluangkan waktunya bersama istri dan Empat putra-putrinya. Sebab, di balik keberhasilan seorang suami, pasti ada peran serta dukungan dari istri dan keluarganya.
Diakui Agussalim, program kerja di Fosil BKM Indonesia Kecamatan Medan Perjuangan, selain melaksanakan rapat bersama dengan sesama pengurus dan tatap muka, pertemuan juga bisa dilaksanakan lewat grup whatsApp sehingga roda organisasi bisa berjalan lancar.(att)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda