Inalum Beri Perlindungan BPJS Tenaga Kerja Kepada 3.000 Pekerja Rentan Di BatubaraInalum Beri Perlindungan BPJS Tenaga Kerja Kepada 3.000 Pekerja Rentan Di Batubara

BATUBARA (beritasore.co.od): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program pelatihan tenaga kerja kejuruan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Operator Scaffolding Tahun 2026.
Siaran pers yang diterima dari Inalum Kamis (20/8/2026) menyebutkan pada kesempatan sama juga pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.000 pekerja rentan di Kabupaten Batubara. Acara berlangsung di Gedung MPH PT Inalum, Kecamatan Sei Suka, Selasa (18/8/2026).
Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Ali Hasian Harahap dalam mengatakan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pelatihan K3 bagi tenaga kerja saja.
Ke depan, ruang pemberdayaan akan diperluas dengan menggandeng berbagai kelompok masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja di Kabupaten Batubara.
"Kami hari ini melaksanakan program latihan keterampilan bagi 25 pekerja di wilayah Kabupaten Batubara," kata Ali.
Ia berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batubara, khususnya Bupati Batubara.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah dan lembaga pelatihan menjadi penting agar program pemberdayaan benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Pelatihan Operator Scaffolding sendiri diikuti 25 peserta menghadirkan trainer ahli K3, Doni, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), karena pekerjaan scaffolding memiliki tingkat risiko kecelakaan yang relatif tinggi.
Sementara itu Bupati Batubara Dr.H Baharuddin Siagian SH, MSi mengapresiasi komitmen Inalum yang dinilai ikut mengambil peran dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.
Bupati mengatakan pertumbuhan industri tidak cukup hanya diikuti pembangunan fisik dan investasi, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas masyarakat lokal agar mampu mengambil bagian dalam peluang ekonomi yang terbuka.
"Bukan sekadar keterampilan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja," kata Bupati.
Sinergi antara PT Inalum dan Disnakerperindag merupakan langkah konkret untuk menyiapkan SDM lokal yang kompeten dan terampil.
Ia berharap program pemberdayaan yang lebih luas dan berkelanjutan tidak hanya bagi pekerja formal, tetapi juga bagi UMKM, pemuda, kelompok usaha masyarakat dan sektor ekonomi produktif lainnya.
Hadir Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum Ali Hasian Harahap, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran Ferina Burhan, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Batubara Fadli Kurniawan, Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Ginda Harahap, Ketua KNPI Kabupaten Batubara, Kepala Baznas Kabupaten Batubara serta jajaran Pemerintah Kabupaten Batubara.(als)








Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda